— Persebaya Surabaya menunjukkan keseriusannya dalam menatap putaran kedua BRI Super League 2025/2026. Manajemen Bajol Ijo melakukan perombakan skuad yang cukup signifikan dengan resmi melepas tiga pemain asingnya dan mendatangkan lima amunisi baru sekaligus guna mendongkrak performa tim.

Langkah evaluasi besar-besaran ini diambil setelah tim pelatih menilai kinerja beberapa pemain di putaran pertama belum memenuhi ekspektasi. Perubahan komposisi ini diharapkan dapat menambal kelemahan di lini belakang dan mempertajam daya gedor Green Force.

Evaluasi Total: Tiga Nama Terdepak

Manajemen Persebaya memutuskan untuk tidak memperpanjang kerja sama dengan tiga pemain asing yang dinilai minim kontribusi. Ketiga pemain yang resmi dilepas adalah:

  1. Dime Dimov Bek tengah ini dinilai kurang solid dalam menggalang pertahanan. Kerap kali kalah dalam duel kecepatan dan antisipasi bola atas menjadi alasan utama Dimov harus angkat kaki dari Kota Pahlawan.
  2. Diego Mauricio Datang dengan ekspektasi tinggi sebagai mesin gol, Diego Mauricio justru kesulitan menemukan ketajamannya. Minimnya gol yang tercipta membuat manajemen bergerak cepat mencari pengganti yang lebih klinis di depan gawang.
  3. Dejan Tumbas Gelandang yang diharapkan menjadi penyeimbang lini tengah ini dianggap kurang memberikan dampak signifikan dalam transisi permainan, sehingga posisinya digantikan oleh pemain yang lebih kreatif.

Wajah Baru Harapan Baru: Bedah 5 Rekrutan Anyar

Untuk mengisi kekosongan dan menambah kedalaman skuad, Persebaya langsung bergerak cepat mengamankan lima tanda tangan pemain baru. Berikut adalah profil singkat mereka:

1. Jefferson (Striker) Nama Jefferson didatangkan untuk menjadi solusi tumpulnya lini depan. Striker yang memiliki postur ideal ini dikenal dengan penyelesaian akhirnya yang dingin dan kemampuan menempatkan posisi yang baik di kotak penalti. Ia diproyeksikan menjadi ujung tombak utama menggantikan peran Diego Mauricio.

2. Bruno Paraiba (Penyerang Sayap/Second Striker) Pemain asal Brasil ini akan menambah aroma Samba di lini serang Persebaya. Bruno Paraiba memiliki kemampuan dribel mumpuni dan sepakan jarak jauh yang akurat. Fleksibilitasnya bermain di sisi sayap maupun di belakang striker akan memberikan variasi serangan bagi pelatih.

3. Gustavo Fernandes (Bek Tengah) Untuk menambal lubang yang ditinggalkan Dime Dimov, Persebaya merekrut Gustavo Fernandes. Bek tangguh ini dikenal tanpa kompromi dan memiliki kepemimpinan yang baik di lini belakang. Kehadirannya diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi penjaga gawang.

4. Pedro Matos (Gelandang Serang) Kreativitas lini tengah akan menjadi tanggung jawab Pedro Matos. Pemain yang memiliki visi bermain luas ini ditugaskan untuk menjadi pelayan bagi para penyerang Persebaya. Kemampuannya dalam memberikan umpan kunci (key pass) sangat dibutuhkan untuk membongkar pertahanan lawan yang rapat.

5. Adre Arido (Kiper) Satu-satunya rekrutan lokal di daftar ini adalah Adre Arido. Kiper muda potensial yang sebelumnya santer dikaitkan dengan kepindahannya dari Persija Jakarta ini direkrut untuk menjaga kedalaman sektor penjaga gawang. Dengan postur tinggi dan refleks yang baik, Adre diproyeksikan sebagai investasi jangka panjang sekaligus pelapis sepadan bagi Ernando Ari.

Optimisme Menatap Putaran Kedua

Dengan masuknya lima tenaga baru ini, Persebaya Surabaya optimis dapat bersaing kembali di papan atas klasemen. Kombinasi antara pemain baru yang segar dan pilar lama yang masih bertahan diharapkan dapat menciptakan chemistry yang solid di bawah arahan pelatih kepala.