— Persebaya Surabaya dikabarkan tengah membidik penjaga gawang muda milik Persija Jakarta, Adre Arido Giovani, guna mengisi kekosongan di pos kiper ketiga pada bursa transfer Januari 2026 ini. Langkah strategis ini diambil manajemen Bajol Ijo di Surabaya setelah kiper mereka sebelumnya, Rendy Sroyer, resmi hijrah ke Semen Padang FC, sehingga tim membutuhkan pelapis tangguh untuk mem-back up Ernando Ari dan Andhika Ramadhani.

Berdasarkan data dari Transfermarkt dan laporan Emosi Jiwaku, rumor ketertarikan Persebaya terhadap Adre Arido mulai memanas sejak Rabu (28/1/2026). Pemain berusia 21 tahun yang saat ini sedang dipinjamkan Persija ke Persibo Bojonegoro tersebut dinilai sebagai talenta potensial yang tepat untuk menjaga kedalaman skuad Green Force di sisa kompetisi musim ini.

Suksesor Rendy Sroyer: Mengapa Harus Adre Arido?

Keputusan Persebaya untuk memburu Adre Arido bukan tanpa alasan. Kepergian Rendy Sroyer ke Semen Padang meninggalkan lubang di komposisi penjaga gawang. Alih-alih mencari kiper senior dengan jam terbang tinggi, tim kepelatihan Persebaya tampaknya lebih memilih investasi pada pemain muda yang haus akan pengalaman.

Adre Arido merupakan kiper dengan postur menjanjikan setinggi 1,87 meter. Ia adalah produk asli akademi Persija Jakarta dan sempat mengenyam pendidikan sepak bola di Inggris bersama program Garuda Select. Pengalaman berlatih di Eropa dan penampilannya yang stabil di Liga 3 (Liga Nusantara) bersama Persibo Bojonegoro menjadi daya tarik utama bagi tim pemandu bakat Persebaya.

Statistik dan Performa Musim 2025/2026

Selama masa peminjamannya di Persibo Bojonegoro musim ini, Adre Arido menunjukkan performa yang cukup solid. Hingga akhir Januari 2026, ia tercatat telah bermain selama 955 menit dalam 11 pertandingan. Dalam periode tersebut, kiper kelahiran Yogyakarta ini berhasil mencatatkan 3 cleansheet, sebuah torehan yang cukup impresif untuk kiper seusianya di kompetisi kasta ketiga.

Kemampuannya dalam mendistribusikan bola dan ketenangan di bawah mistar gawang disebut-sebut sebagai salah satu kelebihannya yang paling menonjol, hasil dari polesan pelatih selama di Garuda Select.

Skema Transfer: Pinjaman atau Tebusan?

Kans Persebaya untuk mendapatkan tanda tangan Adre Arido terbilang cukup terbuka lebar. Saat ini, Adre masih terikat kontrak peminjaman dengan Persibo hingga 30 Juni 2026. Namun, Persebaya bisa menempuh skema pemutusan pinjaman lebih awal atau melakukan negosiasi ulang dengan Persija Jakarta sebagai klub pemilik sah.

Mengingat Persija saat ini memiliki stok kiper yang cukup melimpah dengan adanya Carlos Eduardo dan Andritany, melepas Adre ke Persebaya dengan status pinjaman kembali bisa menjadi solusi “win-win solution” agar sang pemain mendapatkan atmosfer kompetisi Liga 1.