Ihram.co.id — Persebaya Surabaya berambisi melanjutkan tren positif mereka saat menjamu Bhayangkara FC dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026. Pertandingan pekan ke-21 ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Sabtu, 14 Februari 2026, pukul 19.00 WIB.
Kemenangan dalam laga ini menjadi krusial bagi tim berjuluk Bajul Ijo. Saat ini, Persebaya menduduki peringkat kelima klasemen dengan 35 poin dari 20 pertandingan. Tiga poin penuh akan membawa mereka naik ke posisi keempat, hanya terpaut dua poin dari Malut United yang berada di atasnya. Ambisi untuk menembus empat besar klasemen semakin memotivasi skuad asuhan Bernardo Tavares.
Krisis Striker Mengintai Persebaya
Namun, ambisi tersebut sedikit terhalang oleh potensi krisis di lini depan. Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, mengonfirmasi bahwa dua penyerang andalan mereka, Mihailo Perovic dan Malik Risaldi, masih dalam proses pemulihan cedera. Perovic mengalami cedera kepala, sementara Risaldi mengalami cedera paha, keduanya didapat saat pertandingan melawan Bali United.
“Kami tidak tahu (absen atau bermain), mari kita lihat setelah beberapa hari apakah mereka bisa pulih atau tidak,” ujar Tavares, dilansir dari laman iLeague.id. Ia menambahkan, “Kami tidak tahu berapa banyak pemain yang akan kami miliki. Tapi kami berharap (bisa pulih).” Kondisi ini membuat lini depan Persebaya berpotensi pincang, meskipun Tavares menyatakan timnya tetap optimistis dan siap menghadapi segala skenario.
Tren Positif Persebaya di Bawah Tavares
Meskipun dihadapkan pada masalah cedera pemain, Persebaya tengah menikmati periode performa apik di bawah arahan Bernardo Tavares. Dalam lima pertandingan terakhir, tim kebanggaan Surabaya ini berhasil meraih empat kemenangan dan satu hasil imbang tanpa kekalahan. Tren ini membawa Persebaya naik ke peringkat kelima klasemen sementara.
Sejak kedatangan Tavares pada awal Januari 2026, terjadi perubahan signifikan dalam cara bermain, mentalitas, dan pola pikir tim. Dua kali pelatih asal Portugal ini dinobatkan sebagai pelatih terbaik pekan ke-18 dan ke-20 berkat performa gemilang timnya. Kemenangan tandang atas PSIM Yogyakarta (3-0) dan Bali United (3-1) menunjukkan kebangkitan Persebaya.
Catatan Kurang Meyakinkan Bhayangkara FC
Berbeda dengan Persebaya, Bhayangkara FC datang ke Surabaya dengan catatan performa yang kurang meyakinkan. Dari 11 pertemuan terakhir melawan Persebaya, Bhayangkara FC hanya mampu meraih satu kemenangan. Rekor pertemuan ini menjadi modal psikologis penting bagi Persebaya.
Secara statistik, Persebaya juga lebih produktif dengan 17 gol berbanding 10 gol yang dicetak Bhayangkara FC dalam 11 pertemuan terakhir. Meskipun unggul dalam rekor pertemuan dan produktivitas gol, Persebaya tetap tidak ingin terlena. Bhayangkara FC dikabarkan aktif di bursa transfer putaran kedua dan siap memberikan kejutan.
Ikuti Ihram.co.id
