Persib Bandung tampaknya memiliki strategi baru dalam mendatangkan penjaga gawang. Munculnya rumor yang mengaitkan klub berjuluk Maung Bandung dengan dua nama kiper berpaspor Indonesia, Maarten Paes dan Cyrus Margono, mengindikasikan adanya perubahan prioritas.

Kedua pemain yang dikabarkan diminati Persib tersebut berstatus sebagai Warga Negara Indonesia (WNI). Hal ini menunjukkan bahwa Persib tidak ingin lagi menyia-nyiakan kuota pemain asing yang berharga di posisi penjaga gawang.

Baca Juga: Dua Striker dan Satu Penjaga Gawang Masuk Radar Persib Bandung di Bursa Transfer Januari

Awalnya, Persib sempat dikaitkan dengan Maarten Paes. Namun, rumor tersebut dibantah langsung oleh sang pemain sebanyak dua kali. Kini, perhatian beralih kepada Cyrus Margono, seorang kiper berusia 24 tahun yang berstatus bebas transfer setelah membela FK Dukagjini di Liga Kosovo.

Meskipun lahir di New York, Amerika Serikat, Cyrus Margono telah resmi memilih menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada tahun 2024. Kehadiran dua nama kiper lokal dalam radar transfer Persib ini memperkuat dugaan bahwa klub tengah mencari solusi untuk memaksimalkan kuota asing.

Situasi Tak Menguntungkan Adam Przybek

Situasi ini berpotensi mengancam masa depan Adam Przybek, kiper asal Wales yang saat ini menjadi kiper ketiga di Persib. Adam bahkan kalah bersaing dengan kiper muda, Fitrah Maulana, yang sempat mendapatkan kesempatan bermain saat Teja Paku Alam cedera pada Desember 2025 lalu melawan Borneo FC.

Pelatih Persib, Bojan Hodak, membenarkan bahwa situasi Adam Przybek memang tidak menguntungkan. Cedera yang dialami Adam menjadi salah satu faktor, ditambah lagi dengan performa impresif Teja Paku Alam yang konsisten menjadi pilihan utama.

“Adam (Przybek) saat pramusim bermain baik, dia melakukan tugasnya dengan baik ketika memainkan laga uji coba pramusim,” ujar Bojan pada November 2025 lalu. “Tapi tak beruntung untuknya karena mengalami cedera dan Teja (Paku Alam) harus bermain.”

“Persaingan penjaga gawang di sebuah tim memang seperti itu,” lanjut Bojan. “Saat Teja meraih dua kali man of the match, tentu saya tidak bisa menggantinya, dan Adam memahami itu.”

Perubahan Prioritas Kiper Asing

Perubahan ini cukup signifikan mengingat dalam dua musim terakhir, Bojan Hodak mengandalkan kiper asing, Kevin Ray Mendoza, untuk membawa Persib meraih dua gelar juara Liga 1 berturut-turut.

Dengan Persib yang masih berkompetisi di dua ajang, perhitungan skala prioritas menjadi krusial. Memiliki pemain asing yang tidak dimainkan seperti Adam Przybek bisa menjadi kerugian, terutama jika tim kekurangan pemain outfield asing akibat cedera atau akumulasi kartu di sisa musim.

Pertanyaan besar kini mengemuka: akankah Adam Przybek tersingkir dari skuad Persib seiring dengan potensi kedatangan kiper lokal berkualitas di bursa transfer paruh musim ini? Pergerakan Persib Bandung di jendela transfer mendatang akan sangat dinanti.