Persib Bandung kembali menjadi sorotan di bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025/2026. Klub juara bertahan tersebut dikabarkan tengah mengincar striker muda naturalisasi untuk memperkuat lini serang pada putaran kedua kompetisi.

Dari sejumlah nama yang beredar, penyerang FC Volendam, Mauro Zijlstra, disebut sebagai kandidat terkuat.

Langkah Persib ini dinilai sejalan dengan kebutuhan tim yang hingga kini masih mencari tambahan daya gedor. Setelah lebih dulu aktif memperkuat sektor pertahanan, manajemen Maung Bandung kini mulai mengalihkan fokus ke lini depan.

Baca Juga: Layvin Kurzawa Siap Debut Bersama Persib Bandung, Ini Jadwal Laga Pertamanya

Aktivitas Persib di Bursa Transfer Paruh Musim

Pada bursa transfer paruh musim, Persib telah melakukan sejumlah pergerakan. Dua pemain bertahan, Layvin Kurzawa dan Dion Markx, resmi didatangkan untuk menambah kedalaman lini belakang. Selain itu, Persib juga memanggil kembali gelandang senior Dedi Kusnandar dari masa peminjaman di Bhayangkara FC.

Namun, sektor penyerangan masih menjadi perhatian utama. Persib hingga kini mengandalkan kombinasi penyerang asing dan lokal, tetapi performa lini depan dinilai masih membutuhkan tambahan opsi, terutama untuk menjaga konsistensi di sisa kompetisi.

Isu mengenai pendekatan Persib terhadap striker muda naturalisasi menguat setelah muncul laporan dari akun X @SeledingTekel. Dalam unggahannya, akun tersebut menyebut Persib Bandung telah menjalin pembicaraan dengan seorang penyerang muda naturalisasi, meski tidak menyebutkan identitas secara langsung.

Rumor Transfer Persib Yang Incar Striker Naturalisasi Timnas Indonesia
Foto: X.com / SeledingTekel

Informasi tersebut memicu spekulasi mengenai siapa sosok yang dimaksud. Dari sejumlah nama yang beredar, Mauro Zijlstra dinilai paling memenuhi kriteria yang disebutkan.

Mauro Zijlstra Masuk Radar Utama

Mauro Zijlstra saat ini berusia 21 tahun dan terikat kontrak dengan FC Volendam. Namun, sepanjang musim berjalan, ia kesulitan menembus tim utama yang berlaga di Eredivisie. Hingga pekan ke-20, Zijlstra belum mencatatkan satu pun penampilan di level senior.

Penyerang berpostur 188 sentimeter itu lebih banyak dimainkan bersama tim U-21 FC Volendam. Dari tiga pertandingan, ia mencatatkan total 270 menit bermain dan mencetak tiga gol. Minimnya kesempatan tersebut membuat Zijlstra secara terbuka mengakui tengah mempertimbangkan opsi hengkang pada jeda musim.

“Saya belum banyak bermain di FC Volendam, jadi saya dan agen saya sedang mencari solusi saat jeda musim dingin,” ujar Zijlstra kepada wartawan di Stadion Madya pada November 2025, menjelang persiapannya bersama Timnas Indonesia U-22.

Selain faktor minim menit bermain, Mauro Zijlstra juga disebut memiliki kedekatan emosional dengan Kota Bandung karena memiliki garis keturunan dari daerah tersebut. Kondisi ini dinilai bisa menjadi nilai tambah dalam proses pendekatan Persib.

Opsi Lain Dinilai Sulit Direalisasikan

Selain Mauro Zijlstra, beberapa nama striker naturalisasi lain sempat dikaitkan dengan Persib, di antaranya Ole Romeny, Jens Raven, Rafael Struick, dan Ragnar Oratmangoen. Namun, peluang mendatangkan pemain-pemain tersebut dinilai lebih kecil.

Jens Raven dan Rafael Struick masih menjadi bagian penting dari klub masing-masing di Super League, yakni Bali United dan Dewa United. Sementara Ole Romeny masih berkomitmen melanjutkan karier di Eropa bersama Oxford United.

Adapun Ragnar Oratmangoen memang mengalami keterbatasan menit bermain, tetapi kondisi cedera lutut yang tengah dialaminya menjadi kendala utama untuk kepindahan dalam waktu dekat.

Potensi Perubahan Komposisi Lini Depan

Jika Mauro Zijlstra benar-benar bergabung, Persib akan memiliki empat penyerang murni dalam skuad, yakni Uilliam Barros, Andrew Jung, Ramon Tanque, dan Zijlstra. Situasi tersebut membuka peluang terjadinya perubahan komposisi pemain asing.

Ramon Tanque disebut-sebut berpotensi dilepas jika Persib ingin menyeimbangkan skuad dan membuka slot untuk merekrut pemain asing di posisi lain, terutama gelandang serang atau pemain nomor 10.

Baca Juga: Dion Markx Buka-bukaan Soal Alasan Gabung Persib: Terpikat Status Klub Juara dan Pendekatan Bojan Hodak

Ketertarikan Persib terhadap striker muda naturalisasi mencerminkan strategi jangka pendek dan jangka panjang yang dijalankan manajemen. Di satu sisi, kehadiran penyerang baru diharapkan mampu meningkatkan produktivitas gol pada putaran kedua. Di sisi lain, pemain muda berpotensi menjadi investasi jangka panjang bagi klub.

Hingga kini, manajemen Persib Bandung belum memberikan pernyataan resmi terkait identitas pemain yang sedang didekati. Namun, dinamika yang terjadi menunjukkan Maung Bandung tidak ingin kehilangan momentum dalam persaingan Super League 2025/2026.