Persib Bandung mengawali putaran kedua BRI Super League 2025/2026 dengan hasil manis. Bermain di hadapan puluhan ribu Bobotoh di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Maung Bandung sukses menundukkan PSBS Biak dengan skor tipis 1-0.

Meski meraih tiga poin, kemenangan tersebut tidak datang dengan mudah. Persib harus bekerja keras hingga menit-menit akhir laga untuk membongkar rapatnya pertahanan tim tamu, sebelum akhirnya gol penentu tercipta jelang laga berakhir.

Gol Telat Berguinho Jadi Penentu Kemenangan

Persib baru mampu memecah kebuntuan pada menit ke-88 melalui Berguinho. Gelandang asal Brasil itu mencetak gol dari sudut sempit setelah menerima tekanan ketat sepanjang pertandingan.

Gol tersebut langsung disambut sorak sorai Bobotoh yang memadati GBLA. Berguinho pun tampil sebagai pahlawan kemenangan setelah berbagai peluang Persib sebelumnya gagal berbuah gol.

Bojan Hodak Akui Minimnya Peluang Bersih

Pelatih Persib, Bojan Hodak, mengakui timnya tidak menciptakan banyak peluang bersih sepanjang pertandingan. Ia menilai performa kiper PSBS Biak, Kadu, menjadi salah satu faktor utama yang membuat Persib kesulitan mencetak gol lebih cepat.

“Saya tidak merasa kami memiliki banyak peluang, tetapi sisi positifnya adalah para striker sudah kembali bermain,” ujar Bojan Hodak, Senin (26/1/2026).

Kembalinya Striker Jadi Modal Penting Persib

Bojan Hodak menyoroti kembalinya dua striker utamanya, Andrew Jung dan Ramon Tanque, yang sempat absen akibat cedera. Selain itu, Adam Alis juga kembali tampil meski belum menunjukkan performa terbaiknya.

“Keduanya baru pulih dari cedera. Adam juga belum setajam sebelumnya. Namun perlahan semuanya mulai kembali dan kami berharap performanya segera seperti sebelum cedera,” jelas pelatih asal Kroasia tersebut.

PSBS Biak Parkir Bus, Persib Tetap Kesulitan

Pada babak kedua, PSBS Biak harus bermain dengan 10 pemain setelah Heri Susanto menerima kartu kuning kedua akibat pelanggaran terhadap Alfeandra Dewangga. Namun keunggulan jumlah pemain tidak serta-merta memudahkan Persib.

Tim tamu justru memilih bertahan total dengan menerapkan strategi ‘parkir bus’, membuat lini serang Persib kesulitan menembus kotak penalti lawan.

“Selalu sulit menghadapi tim yang parkir bus. Mereka menumpuk 10 pemain di belakang dan tidak mau keluar. Ramon dan Jung juga baru kembali bermain setelah beberapa pekan absen,” ungkap Bojan.

Cedera Pemain Masih Jadi Kendala

Selain itu, Bojan Hodak mengungkapkan bahwa Persib masih belum tampil dengan kekuatan penuh. Beberapa pemain kunci seperti Luciano Guaycochea dan Saddil Ramdani masih menjalani proses pemulihan cedera.

“Lucho masih recovery, Saddil juga masih cedera dan pekan depan baru mulai latihan. Banyak pemain butuh waktu untuk kembali ke kondisi terbaik setelah cedera,” tutupnya.