— Persija Jakarta secara resmi mengumumkan perekrutan kiper naturalisasi, Cyrus Margono, pada Jumat (6/2/2026) malam WIB. Kepastian ini datang tepat di hari terakhir bursa transfer paruh kedua Liga Indonesia musim 2025/2026.

Pengumuman dilakukan melalui unggahan video pengenalan Margono di akun media sosial resmi klub, X (sebelumnya Twitter), sesaat sebelum jendela transfer ditutup pada pukul 23.59 WIB. “Tangan yang tenang. Fokus yang tajam. Pengawal baru untuk Persija, Cyrus Margono!” demikian kutipan yang menyertai video tersebut.

Datang dengan Status Bebas Transfer

Cyrus Margono bergabung dengan Persija Jakarta dengan status bebas transfer. Ia tidak terikat kontrak dengan klub mana pun sejak dilepas oleh klub kasta tertinggi Liga Kosovo, KF Dukagjini, pada November 2025. Selama membela Dukagjini, Margono tampil dalam 30 pertandingan dan mencatatkan 10 clean sheet. Ia sebelumnya juga pernah bermain untuk klub Yunani, Panathinaikos B.

Pemain berusia 24 tahun ini telah resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) sejak 21 Maret 2024. Keputusannya untuk menjadi WNI membuka peluangnya untuk bermain di kompetisi domestik Indonesia tanpa menggunakan kuota pemain asing.

Menambah Kekuatan Lini Pertahanan Persija

Kedatangan Cyrus Margono menambah daftar penjaga gawang yang dimiliki Persija Jakarta. Sebelumnya, tim berjuluk Macan Kemayoran ini telah diperkuat oleh Carlos Eduardo, Andritany Ardhiyasa, dan Hafizh Riskianur. Margono diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam menjaga kedalaman skuad Persija, terutama di lini pertahanan.

Bergabungnya Margono juga melanjutkan tren pemain keturunan atau naturalisasi yang memilih berkarier di Liga Indonesia. Musim ini, beberapa pemain diaspora telah bergabung dengan klub-klub Super League, di antaranya Thom Haye, Eliano Reijnders, Rafael Struick, Shayne Pattynama, Jens Raven, Jordi Amat, Dion Markx, Mauro Zijlstra, dan Ivar Jenner. Beberapa pemain tersebut juga memperkuat Persija, seperti Jordi Amat, Shayne Pattynama, dan Mauro Zijlstra.

Proses Naturalisasi dan Latar Belakang

Cyrus Margono lahir di Mount Kisco, New York, Amerika Serikat, pada 9 November 2001. Ia memiliki darah Indonesia dari ayahnya yang berasal dari Bali dan dibesarkan di Surabaya, sementara ibunya berasal dari Iran. Margono sempat memegang status kewarganegaraan ganda Amerika Serikat dan Indonesia, namun kewarganegaraan Indonesianya dicabut saat ia berusia 21 tahun karena gagal melakukan deklarasi dalam batas waktu yang ditentukan.

Ia kemudian mengurus kembali status WNI melalui jalur khusus yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2022 tentang Prosedur Perolehan, Kehilangan, Pembatalan, dan Perolehan Kembali Kewarganegaraan Republik Indonesia. Proses ini tidak memerlukan persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) karena ia tidak dianggap sebagai warga negara naturalisasi biasa.

Sebelumnya, Cyrus Margono sempat dikaitkan dengan beberapa klub lain, termasuk Persib Bandung. Namun, pada akhirnya Persija Jakarta berhasil mengamankan tanda tangannya di detik-detik akhir penutupan bursa transfer.