Persija Jakarta mengusung misi kebangkitan saat mengawali putaran kedua BRI Super League 2025/2026. Menjamu Madura United di kandang sendiri pada 23 Januari 2026 pukul 19:00 WIB, Macan Kemayoran bertekad meraih tiga poin demi menempel ketat tim papan atas seperti Persib Bandung dan Borneo FC. Ambisi ini hadir meski Persija baru saja menelan kekalahan tipis 0-1 dari rival abadi mereka di laga pamungkas putaran pertama.

Sorotan utama laga ini dipastikan tertuju pada rekrutan anyar, Alaeddine Ajaraie. Pemain asal Suriah yang didatangkan dari NorthEast United ini membawa reputasi mentereng sebagai top skor India Super League musim lalu dengan 23 gol. Kehadirannya diharapkan menjadi solusi atas kebuntuan lini serang Persija yang kerap menjadi masalah di beberapa pertandingan krusial.

Amunisi Baru dan Ujian Kedalaman Skuad

Selain Ajaraie, debut Fajar Fathurrahman yang direkrut dari Borneo FC juga diharapkan memberikan dimensi baru pada serangan Persija dari sektor sayap. Namun, optimisme tersebut sedikit ternoda oleh badai absensi yang melanda skuad asuhan Carlos Pena.

Persija dipastikan tampil pincang tanpa lima pemain intinya. Hanif Sjahbandi harus menepi hingga akhir musim akibat cedera lutut yang serius. Sementara itu, Van Basty Souza dan Bruno Tubarao terpaksa absen karena sanksi Komite Disiplin (Komdis) PSSI menyusul insiden pada laga kontra Persib. Kondisi ini akan menjadi ujian berat bagi kedalaman skuad Persija dan kemampuan Carlos Pena dalam meracik strategi di lini tengah.

Madura United Datang dengan Aroma Samba

Di kubu tim tamu, Madura United juga hadir dengan wajah baru di bawah arahan pelatih Carlos Parreira. Tim berjuluk Laskar Sapeh Kerrab ini telah merombak komposisi pemain asingnya dengan mendatangkan duet Brasil, Riquelme Sousa dan Junior Brandao.

Riquelme, yang telah menjalani persiapan selama tiga minggu, menyatakan kesiapannya untuk merepotkan tuan rumah. Madura United saat ini menduduki peringkat ke-13 klasemen sementara dan sangat membutuhkan kemenangan untuk menjauh dari zona degradasi.

Prediksi Taktik dan Hasil Akhir

Secara taktik, Persija diprediksi akan mengandalkan penguasaan bola dengan Fajar Fathurrahman sebagai motor serangan balik dari sisi kanan. Sementara itu, Madura United kemungkinan akan menerapkan permainan pragmatis dengan memanfaatkan keunggulan fisik Riquelme Sousa untuk memenangkan duel di lini pertahanan Persija yang berpotensi ditinggalkan Van Basty Souza.

Meskipun tampil dengan skuad yang tidak utuh, faktor tuan rumah dan motivasi pemain baru diprediksi akan membawa Persija unggul tipis. Diprediksi laga ini akan berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Persija Jakarta.