Ihram.co.id — Laga sengit penuh drama tersaji di markas Persijap Jepara. Skuad Laskar Kalinyamat berhasil mengamankan tiga poin krusial di kandang sendiri usai menumbangkan perlawanan tim papan atas, Persebaya Surabaya, dengan skor akhir 3-1, kartu merah Rachmat Irianto turut mewarnai jalannya pertandingan.
Persijap Tampil Efektif dan Memimpin Dua Gol
Tampil sebagai tim kuda hitam, Persijap justru mampu memanfaatkan peluang dengan sangat efektif. Kebuntuan tuan rumah pecah pada menit ke-32 melalui aksi Iker Guarrotxena yang sukses mengubah papan skor menjadi 1-0.
Memasuki babak kedua, serangan balik Persijap kembali membuahkan hasil. Alexis Gomez sukses menggandakan keunggulan menjadi 2-0 lewat golnya pada menit ke-71, membuat posisi tuan rumah semakin di atas angin. Pesta gol Laskar Kalinyamat akhirnya ditutup oleh Iker Guarrotxena yang mencetak gol keduanya (brace) pada masa perpanjangan waktu, tepatnya di menit ke-90+12.
Petaka Kartu Merah dan Penalti Penghibur Persebaya
Upaya Persebaya untuk bangkit justru menemui hambatan besar menjelang akhir pertandingan. Wasit terpaksa mengeluarkan kartu merah langsung kepada pemain Persebaya, Rachmat Irianto, pada menit ke-86.
Meski harus bermain dengan 10 orang, skuad Bajul Ijo pantang menyerah. Mereka akhirnya mendapat hadiah penalti pada masa injury time. Bruno Moreira Soares yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya pada menit ke-90+2, memperkecil ketertinggalan menjadi 3-1. Sayangnya, sisa waktu hingga peluit panjang dibunyikan pada menit 90+7 tidak cukup bagi Persebaya untuk menyamakan kedudukan.
Perubahan di Klasemen Sementara
Tambahan tiga poin ini menjadi angin segar bagi Persijap yang kini naik ke peringkat 16 klasemen dengan raihan 18 poin, sedikit menjauh dari dasar klasemen. Di sisi lain, kekalahan ini membuat Persebaya tertahan di peringkat 5 dengan koleksi 35 poin, membuang kesempatan untuk menempel ketat Malut United di posisi empat besar.
Ikuti Ihram.co.id
