Ihram.co.id — Persijap Jepara bertekad untuk meraih poin penuh saat menjamu Madura United dalam lanjutan pekan ke-20 BRI Super League. Laga kandang ini menjadi krusial bagi Laskar Kalinyamat untuk keluar dari zona merah degradasi.
Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, pada Sabtu (7/2/2026) pukul 19.00 WIB ini akan menjadi ujian bagi Persijap untuk menunjukkan kebangkitannya. Saat ini, tim tuan rumah masih tertahan di peringkat ke-17 klasemen sementara dengan mengoleksi 12 poin. Kekalahan pada laga terakhir melawan Arema FC semakin mempersempit jarak mereka dengan Persis Solo yang berada di dasar klasemen dengan 10 poin.
Persiapan Taktis dan Fisik Menjadi Kunci
Pelatih Persijap Jepara, Divaldo Alves, menyatakan bahwa timnya telah melakukan persiapan matang baik dari segi taktik maupun fisik menjelang pertandingan penting ini. Fokus utama adalah memahami sistem permainan Madura United untuk dapat mengantisipasi setiap pergerakan lawan.
“Saya kira pertandingan besok harus siap. Terus kita latihan fokus, kita paham sistem mereka,” ujar Divaldo dalam keterangan tertulis pada Jumat (6/2/2026).
Divaldo Alves menekankan pentingnya konsentrasi penuh selama pertandingan. Ia ingin para pemainnya menerapkan instruksi taktis dengan disiplin untuk meraih hasil maksimal di kandang sendiri. Latihan yang intensif selama sepekan terakhir diarahkan untuk membenahi kelemahan dan memaksimalkan potensi tim.
Optimisme Meraih Tiga Poin
Meskipun berada dalam tekanan untuk keluar dari zona degradasi, Divaldo Alves mengungkapkan optimisme tinggi terhadap kemampuan anak asuhnya. Ia mengklaim bahwa kondisi seluruh pemain dalam keadaan prima dan siap tempur.
“Dalam minggu fokus saja tentang taktikal sebenarnya, kondisi besok cukup bagus, fisik, taktik cukup bagus,” jelasnya.
Lebih lanjut, Divaldo menyebutkan bahwa seluruh pemain dipastikan dapat diturunkan, termasuk Buyung yang sempat mengalami cedera ringan. “Semua bisa bermain, Buyung kemarin ada cedera sedikit tapi hari ini bisa untuk tampil,” imbuhnya.
Optimisme ini didorong oleh keinginan kuat untuk mengamankan tiga poin penuh. Tambahan tiga poin akan sangat berarti bagi Persijap Jepara untuk memperbaiki posisi klasemen dan menjauh dari ancaman degradasi di sisa kompetisi BRI Super League musim 2025/2026.
Posisi Klasemen Sementara
Persijap Jepara saat ini menduduki peringkat ke-17 dalam klasemen sementara BRI Super League dengan total 12 poin. Performa inkonsisten menjadi catatan utama tim Laskar Kalinyamat di musim ini. Pekan lalu, mereka harus menelan kekalahan saat bertandang ke markas Arema FC, yang semakin menempatkan mereka dalam posisi sulit.
Di bawah Persijap Jepara, terdapat Persis Solo yang berada di dasar klasemen dengan 10 poin. Jarak yang hanya terpaut dua poin ini menunjukkan betapa krusialnya setiap pertandingan bagi tim yang berjuang di papan bawah.
Sementara itu, Madura United FC yang akan menjadi lawan Persijap di pekan ke-20 ini, menempati posisi ke-14 klasemen dengan raihan 18 poin. Tim berjuluk Laskar Sape Kerrab ini diharapkan akan memberikan perlawanan sengit, namun Persijap Jepara bertekad memanfaatkan status sebagai tuan rumah untuk meraih kemenangan.
Pertandingan antara Persijap Jepara dan Madura United FC ini diprediksi akan berjalan menarik, mengingat kedua tim memiliki motivasi berbeda. Persijap berjuang untuk keluar dari jurang degradasi, sementara Madura United ingin memperbaiki posisinya di papan tengah klasemen.
Data klasemen sementara BRI Super League per 6 Februari 2026 menunjukkan bahwa Persib Bandung masih memimpin puncak klasemen dengan 44 poin, diikuti Borneo FC dan Persija Jakarta. Persijap Jepara sendiri berada di zona degradasi bersama Persis Solo.
Kemenangan atas Madura United tidak hanya akan memberikan tiga poin penting, tetapi juga suntikan moral berharga bagi Persijap Jepara dalam upaya mereka untuk bertahan di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim depan.
Ikuti Ihram.co.id
