— Persik Kediri bersiap menghadapi PSIM Yogyakarta dalam laga lanjutan kompetisi BRI Super League dengan kondisi yang tidak biasa. Meski berstatus tuan rumah, skuad Macan Putih harus bermain di luar Kediri, sehingga atmosfer pertandingan terasa seperti laga tandang bagi Ezra Walian dan kawan-kawan.

Pelatih Persik, Marcos Reina, menyadari situasi ini bukan hal mudah. Ia menekankan pentingnya adaptasi tim terhadap perjalanan dan kondisi stadion di Gresik agar performa tetap stabil dan target kemenangan bisa tercapai.

Laga Kandang yang Terasa Seperti Tandang

Marcos Reina mengungkapkan bahwa status tuan rumah kali ini tidak sepenuhnya menguntungkan. Bermain jauh dari markas utama membuat tim harus menyesuaikan diri dengan kondisi baru, baik dari segi perjalanan maupun atmosfer pertandingan.

Menurut pelatih asal Spanyol itu, faktor non-teknis seperti adaptasi lingkungan dan kenyamanan pemain menjadi salah satu fokus utama jelang duel kontra PSIM Yogyakarta.

Strategi Baru untuk Menaklukkan PSIM

Menghadapi PSIM, Reina menyiapkan pendekatan taktik yang berbeda dibandingkan dua laga sebelumnya saat Persik meraih kemenangan atas Bali United dan Dewa United. Ia menilai setiap lawan memiliki karakter permainan yang unik, sehingga game plan harus disesuaikan.

Reina menegaskan timnya akan tampil dengan strategi terbaik untuk meredam permainan PSIM sekaligus memaksimalkan peluang meraih tiga poin.

Fokus Perkuat Mentalitas Tim

Selain aspek teknis, Reina juga memberi perhatian besar pada mentalitas skuad. Dua kemenangan beruntun menjadi modal penting, namun ia meminta pemain tetap lapar kemenangan dan tidak cepat puas.

Menurutnya, kemenangan ketiga secara beruntun hanya bisa diraih jika para pemain menunjukkan determinasi dan semangat juang tinggi sepanjang pertandingan.

Waspadai Kekuatan PSIM Yogyakarta

Reina turut memuji kualitas PSIM yang dikenal fleksibel dalam menyerang dan efektif memanfaatkan berbagai situasi, termasuk bola mati. Ia menilai lawan memiliki potensi berbahaya jika diberi ruang.

Meski begitu, pelatih Persik optimistis timnya mampu menemukan celah di pertahanan PSIM. Dengan taktik yang tepat dan eksekusi maksimal, Persik menargetkan hasil positif dalam laga tersebut.