— Persis Solo tengah dalam kepercayaan diri tinggi menjelang laga tandang krusial melawan Persijap Jepara dalam pekan ke-24 Super League musim 2025/2026. Laskar Sambernyawa membidik poin penuh untuk melanjutkan tren positif yang berhasil mereka catatkan di pekan sebelumnya. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, pada Kamis, 5 Maret 2026, pukul 20.30 WIB.

Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, menegaskan bahwa timnya dalam kondisi siap tempur untuk menghadapi Laskar Kalinyamat. Kemenangan kandang atas Persik Kediri pada laga sebelumnya menjadi suntikan moral yang luar biasa bagi para pemain. Milomir Seslija melihat gairah besar dalam sesi latihan terakhir, di mana fokus dan kedisiplinan menjadi kunci utama persiapan tim. “Ini adalah kesempatan yang baik untuk kita. Dan tim berada dalam keadaan yang positif. Mereka sangat fokus,” kata Milomir Seslija seperti dikutip dari laman resmi klub.

Evaluasi Taktik dan Lini Pertahanan

Meskipun waktu persiapan tergolong singkat, Milomir Seslija memastikan evaluasi taktik tetap berjalan maksimal. Ia menyadari bahwa Persijap Jepara bukan lawan yang mudah ditaklukkan di kandang sendiri. Oleh karena itu, perbaikan pada lini pertahanan dan efektivitas transisi menjadi menu utama untuk memperkuat kesiapan tim sebelum bertolak ke Jepara. “Kita telah mengalami beberapa momen yang perlu diperbaiki. Tapi kita telah beradaptasi dengan sangat bagus. Untuk itu, kita siap bermain dengan bagus melawan tim yang saya nilai memiliki kekompakan,” tuturnya.

Persis Solo dipastikan harus kehilangan Althaf Indie akibat sanksi kartu merah. Namun, Milomir Seslija tetap optimis dengan kedalaman skuad yang dimilikinya.

Ambisi Pemain Asing dan Perbaikan Posisi Klasemen

Ambisi yang sama juga disuarakan oleh bek asing Dusan Mijic. Pemain asal Serbia tersebut menyatakan bahwa seluruh pemain sudah siap mengerahkan tenaga demi memperbaiki posisi tim di papan klasemen sementara Super League musim 2025/2026. “Kami akan berusaha untuk mengembalikan momen baik untuk PERSIS. Meski pada pertandingan pertama saya kami kalah, tetapi saya rasa pemain-pemain sekarang sudah bersemangat untuk memperbaiki posisi tim,” kata Dusan Mijic.

Dusan Mijic, yang bergabung dengan Persis Solo pada Januari 2026, sebelumnya bermain di Liga Uzbekistan. Ia bergabung bersama rekan senegaranya, Vukasin Vranes, dengan misi utama membantu Persis keluar dari zona degradasi. Mijic telah menyatakan komitmennya untuk mengerahkan seluruh tenaga demi tim, klub, para penggemar, dan kota Solo. “Saya merasa sangat mendapatkan dukungan bergabung dengan tim ini,” kata Mijic. Ia menambahkan, “Kondisi untuk latihan sangat bagus dan saya sangat senang berada di sini. Para pemain di tim ini luar biasa dan saya akan melakukan yang terbaik untuk tim ini, klub, para penggemar, dan kota ini.”

Konteks Pertandingan dan Posisi Klasemen

Pertandingan antara Persijap Jepara dan Persis Solo ini merupakan bagian dari pekan ke-24 Super League 2025/2026. Jadwal lengkap pekan ke-24 berlangsung mulai 2 hingga 6 Maret 2026. Pada klasemen sementara, Persijap Jepara menempati posisi ke-15 dengan 19 poin, sementara Persis Solo berada di posisi ke-17 dengan 16 poin.

Persis Solo sendiri baru saja meraih kemenangan kandang perdana musim ini dengan skor 2-1 melawan Persik Kediri pada Minggu, 1 Maret 2026. Kemenangan tersebut mengakhiri catatan kurang memuaskan di kandang. Pelatih Milomir Seslija mengakui kemenangan itu diraih melalui strategi berisiko dengan melakukan pergantian tiga pemain sekaligus di babak kedua. Meskipun demikian, Persis Solo masih memiliki rekor tanpa kemenangan di kandang sejak awal musim sebelum kemenangan tersebut.

Perjalanan Milomir Seslija di Persis Solo

Milomir Seslija sendiri telah menangani Persis Solo sejak musim 2025/2026. Sebelumnya, ia pernah diistirahatkan dan sempat mengakhiri kerja sama dengan Persis Solo pada Oktober 2024 karena hasil minor di awal musim 2024/2025. Namun, ia kembali dipercaya untuk memimpin tim di musim ini. Seslija kerap menekankan pentingnya objektifitas dalam menilai performa tim, menyatakan bahwa perubahan dan perbaikan membutuhkan waktu. Ia juga menyoroti masalah komunikasi antar pemain sebagai salah satu kendala, bukan semata-mata taktik.

Dusan Mijic juga pernah menyatakan bahwa setiap pertandingan dianggap sebagai final bagi Persis Solo, menunjukkan betapa krusialnya setiap laga dalam upaya mereka keluar dari zona degradasi. Dengan tekad untuk melanjutkan tren positif, Persis Solo akan berupaya keras meraih hasil maksimal di kandang Persijap Jepara.