Ihram.co.id — Bali United datang dengan kepercayaan diri tinggi untuk menghadapi Persis Solo dalam lanjutan kompetisi BRI Super League 2025/2026. Pertandingan dijadwalkan berlangsung di Stadion Manahan, Solo, pada Kamis, 12 Maret 2026. Tim berjuluk Serdadu Tridatu ini optimis dapat meraih poin penuh dalam lawatan mereka kali ini.
Kemenangan yang diraih Bali United atas Arema FC pada pertandingan sebelumnya, dengan skor 4-3, menjadi suntikan moral berharga bagi para pemain. Pelatih Kepala Bali United, Johnny Jansen, menyatakan bahwa raihan tiga poin tersebut sangat meningkatkan kepercayaan diri timnya. “Pastinya kemenangan yang didapatkan, meningkatkan kepercayaan diri tim,” ujar Johnny Jansen, dikutip dari situs resmi tim, Selasa (10/3/2026).
Rekam Jejak dan Posisi Klasemen
Secara rekam jejak pertemuan, Bali United memiliki catatan yang sedikit lebih unggul atas Persis Solo. Dari tujuh pertemuan terakhir, Bali United meraih tiga kemenangan, sementara Persis Solo menang dua kali, dan dua laga lainnya berakhir imbang. Bali United mencetak total 12 gol, berbanding 10 gol yang dicetak Persis Solo dalam periode tersebut. Pertemuan terakhir kedua tim pada Maret 2025 berakhir dengan skor imbang 2-2.
Dalam klasemen sementara Super League 2026, Bali United menempati posisi kesembilan dengan mengoleksi 33 poin dari 8 kemenangan, 9 imbang, dan 7 kekalahan hingga pekan ke-24. Sementara itu, Persis Solo masih berjuang di papan bawah, berada di posisi ke-17 dan terancam degradasi dengan total enam poin.
Persiapan dan Taktik Tim
Pelatih Bali United, Johnny Jansen, membeberkan bahwa timnya telah melakukan persiapan matang untuk menghadapi Persis Solo. Tim pelatih telah mempelajari pola permainan lawan, termasuk potensi perubahan gaya permainan yang mungkin dilakukan oleh Laskar Sambernyawa. “Kami tahu Persis tim yang bagus, mereka punya struktur permainan yang bagus tapi kami sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi mereka pada pertandingan besok,” ucap Jansen.
Jansen menambahkan bahwa timnya memiliki waktu dua minggu untuk berlatih intensif, mencakup aspek fisik dan taktik, di Pemusatan Latihan Pantai Purnama. Meskipun demikian, ia tidak ingin meremehkan Persis Solo, mengingat tim tersebut selalu menjadi lawan yang berbahaya. Ia juga menyoroti adanya potensi perubahan dalam skema permainan Persis Solo yang perlu diwaspadai.
Di sisi lain, Persis Solo berupaya memanfaatkan status sebagai tuan rumah untuk bangkit dari keterpurukan. Dukungan penuh dari suporter di Stadion Manahan diharapkan dapat memberikan energi tambahan bagi para pemain untuk meraih hasil positif.
Kondisi Pemain dan Absensi
Bali United dipastikan akan tampil tanpa beberapa pemain kunci karena akumulasi kartu. Mirza Mustafic dan Tim Receveur harus absen dalam pertandingan ini. Selain itu, beberapa pemain penting lainnya seperti Andhika Wijaya, Boris Kopitovic, Brandon Wilson, dan Ricky Fajrin, sudah mengoleksi dua kartu kuning, sehingga perlu berhati-hati agar tidak menambah akumulasi.
Menanggapi kondisi tersebut, pelatih Johnny Jansen menyatakan bahwa tim akan fokus pada pengembangan pemain lokal dan memberikan kesempatan bagi mereka untuk membuktikan diri di lapangan. “Kami menyiasatinya dengan fokus mengembangkan pemain lokal. Kami berikan kesempatan beberapa pemain untuk membuktikan diri di lapangan,” jelasnya.
Sementara itu, Persis Solo kemungkinan juga akan menghadapi tantangan terkait ketersediaan pemain. Namun, detail mengenai kondisi skuat Laskar Sambernyawa belum dirinci lebih lanjut dalam sumber yang tersedia.
Prediksi Pertandingan
Pertandingan antara Persis Solo dan Bali United diprediksi akan berlangsung sengit. Bali United, dengan kepercayaan diri pasca kemenangan melawan Arema FC, bertekad untuk melanjutkan tren positif mereka. Sementara Persis Solo akan berjuang keras demi memperbaiki posisi di klasemen dan menjauh dari zona degradasi.
Duel taktik antara kedua pelatih, Johnny Jansen dan Ong Kim Swee (jika masih melatih Persis Solo), akan menjadi kunci. Bali United kemungkinan akan bermain efektif dengan memanfaatkan serangan balik cepat, sementara Persis Solo berupaya menguasai bola dan menekan sejak awal. Penguasaan lini tengah dan efektivitas penyelesaian akhir akan menjadi faktor penentu dalam pertandingan ini.
Pertandingan ini menjadi momentum penting bagi kedua tim untuk meraih tiga poin krusial, baik untuk mendongkrak posisi di klasemen maupun untuk mengamankan diri dari ancaman degradasi.
Ikuti Ihram.co.id
