Ihram.co.id — Persita Tangerang bersiap mengawali paruh kedua BRI Super League 2025/2026 dengan laga yang sarat tekanan. Menjamu Bhayangkara FC di Indomilk Arena, Minggu (24/1/2026), Pendekar Cisadane dituntut tampil konsisten demi menjaga posisi mereka di papan atas klasemen.
Pertemuan kedua tim dipastikan berjalan sengit. Selain jarak poin yang tipis, kedua tim juga sama-sama melakukan pembenahan skuad pada bursa transfer paruh musim demi memperbesar peluang bersaing hingga akhir kompetisi.
Persita Andalkan Kekuatan Penuh di Kandang
Persita Tangerang memasuki laga ini dengan kondisi skuad yang relatif ideal. Mayoritas pemain utama berada dalam kondisi siap tempur, termasuk gelandang anyar Ramon Bueno yang berpeluang melakoni debut di hadapan pendukung sendiri.
Kehadiran Bueno diharapkan dapat menambah variasi permainan Persita, khususnya dalam membangun serangan dari lini tengah serta menjaga keseimbangan tim.
Absennya Dejan Racic Jadi Catatan
Meski hampir tampil dengan kekuatan penuh, Persita dipastikan kehilangan Dejan Racic. Gelandang tersebut tidak dapat diturunkan karena berstatus sebagai pemain pinjaman dari Bhayangkara FC, sesuai dengan kesepakatan antar klub.
Absennya Racic membuat tim pelatih harus melakukan sedikit penyesuaian komposisi, terutama di sektor tengah yang selama ini menjadi kekuatan Persita.
Bhayangkara FC Datang dengan Amunisi Baru
Di kubu tamu, Bhayangkara FC menunjukkan ambisi besar dengan mendatangkan tiga pemain asing anyar di lini depan. Striker Henry Doumbia serta dua winger berpengalaman, Moussa Sidibe dan Privat Mbarga, disiapkan untuk mendongkrak produktivitas gol The Guardians.
Sidibe dan Mbarga bukan nama asing di Liga Indonesia. Pengalaman dan kualitas individu keduanya diyakini dapat memberikan ancaman nyata bagi pertahanan tuan rumah.
Masalah Akumulasi Kartu di Kubu Tamu
Namun, Bhayangkara FC juga menghadapi kendala. Dua pemain penting mereka, Firza Andika dan Lautaro Belleggia, harus absen akibat akumulasi kartu kuning. Kehilangan ini berpotensi mengganggu keseimbangan permainan, terutama di sisi sayap dan distribusi bola.
Ancaman Pemain Kunci Lawan
Persita tetap wajib mewaspadai barisan penyerang Bhayangkara FC. Ilija Spasojevic masih menjadi tumpuan utama dengan koleksi empat gol, sementara Fareed Sadat dan Dendy Sulistyawan masing-masing menyumbang tiga gol musim ini.
Ketiga pemain tersebut dikenal memiliki naluri mencetak gol yang baik dan kerap menjadi pembeda dalam pertandingan ketat.
Rekor Pertemuan dan Target Poin Penuh
Pada pertemuan pertama musim ini, Persita dan Bhayangkara FC bermain imbang 1-1 di Lampung. Dari enam pertemuan terakhir, Persita unggul tipis dengan tiga kemenangan, berbanding dua kemenangan Bhayangkara FC dan satu hasil imbang.
Saat ini, Persita berada di peringkat kelima klasemen dengan 31 poin dari 17 laga, hanya terpaut tiga angka dari zona empat besar. Kemenangan di Indomilk Arena menjadi target krusial bagi Pendekar Cisadane untuk terus menjaga asa bersaing di papan atas BRI Super League 2025/2026.
Ikuti Ihram.co.id
