Ihram.co.id — Seorang pegawai harian lepas (PHL) Unit Gakkum Satlantas Polres Bogor menjadi korban aksi begal sadis di Jalan Raya Alternatif Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Pelaku yang berjumlah empat orang sempat menendang korban hingga terjatuh sebelum akhirnya melarikan diri dan menabrak tiang listrik.
Kronologi Kejadian
Kapolsek Cileungsi Kompol Edison menjelaskan, peristiwa nahas itu terjadi pada Selasa (6/1/2025) sekitar pukul 03.00 WIB. Korban, Prio Tri Wicaksono, sedang mengendarai sepeda motor Honda PCX miliknya sepulang dari rumah menuju kantor Unit Laka Cileungsi.
“Pada saat saksi hendak berbelok ke kantor unit laka, saksi dipepet lalu terjatuh ke sebelah kanan. Pada saat saksi hendak bangun, saksi ditodong celurit,” ujar Edison, Selasa (6/1/2025).
Edison menambahkan, pelaku Dika yang mengendarai motor bersama rekannya, Panji, menendang setang motor korban dari arah kanan. Akibat tendangan tersebut, Prio Tri Wicaksono terjatuh ke tengah jalan.
Pengejaran dan Penangkapan
Setelah berhasil ditodong celurit, korban segera berlari ke kantor Subnit Laka Lantas Cileungsi yang berjarak tidak jauh dari lokasi kejadian. Ia meminta pertolongan rekan-rekannya.
Kasubnit Laka Cileungsi Aiptu Pempem, bersama korban dan dua anggota lainnya, kemudian melakukan pengejaran terhadap para pelaku menggunakan mobil patroli. Tak lama berselang, dua dari empat pelaku berhasil diamankan.
Pelaku yang berhasil ditangkap adalah Muhamad Luthfi Fahillah (22) dan seorang remaja berusia 16 tahun yang masih berstatus pelajar. Keduanya ditangkap setelah sepeda motor yang mereka kendarai menabrak tiang listrik.
“Pada saat dikejar, mereka menabrak tiang listrik yang berada di sebelah kanan, tepat di depan royal bangunan,” jelas Edison.
Identitas Pelaku
Kompol Edison merinci, korban Prio Tri Wicaksono merupakan PHL di Subnit Laka Mekarsari, Cileungsi. Sementara itu, pelaku yang berhasil diamankan adalah Muhamad Luthfi Fahillah (22) dan seorang anak di bawah umur yang masih duduk di bangku sekolah di Bekasi.
“Pelaku yang diamankan dua orang atas nama Muhamad Luthfi Fahillah (22) dan satu anak dibawah umur, usia masih 16 tahun, masih sekolah di Bekasi,” kata Kompol Edison.
Hingga kini, petugas masih melakukan pengejaran terhadap dua pelaku lainnya yang identitasnya telah diketahui, yakni Dika dan Panji.
Ikuti Ihram.co.id
