Xiaomi bersama MediaTek resmi menghadirkan REDMI Turbo 5 Max dan versi internasionalnya, POCO X8 Pro Max, sebagai ponsel pertama di dunia yang dibekali chipset MediaTek Dimensity 9500s. Peluncuran ini menandai langkah baru di segmen mid-range premium dengan performa flagship, sekaligus menantang dominasi Snapdragon 8 Elite di pasar global.

Spesifikasi Mediatek Dimensity 9500s
Foto: MediaTek

Chipset Dimensity 9500s dibangun menggunakan proses manufaktur TSMC N3E 3nm generasi kedua, menghadirkan efisiensi tinggi dan performa maksimal. Konfigurasi CPU mengikuti arsitektur 1+3+4 “all large core”, terdiri dari satu inti Cortex-X925 3,73 GHz sebagai inti utama, tiga inti Cortex-X4 3,30 GHz, dan empat inti Cortex-A720 2,40 GHz. GPU yang disematkan adalah Mali Immortalis-G925 MC12, mendukung ray tracing dan gaming mulus pada 120 FPS.

Dalam pengujian awal di REDMI Turbo 5 Max, chipset ini mencatatkan skor AnTuTu V11 lebih dari 3,61 juta, mengukuhkan performanya di segmen ponsel di bawah $400 dan menegaskan klaim “performance flagship” di harga terjangkau.

Baca Juga: MediaTek Dimensity 9500s Resmi Dirilis: Chip 3nm dengan Performa Gaming dan AI Super Cepat

REDMI Turbo 5 Max dan POCO X8 Pro Max: Dari China ke Pasar Global

REDMI Turbo 5 Max akan diluncurkan pertama kali di China dengan harga sekitar $345–$350 (2.500 CNY). Untuk pasar internasional, spesifikasi yang sama akan hadir sebagai POCO X8 Pro Max, menyasar konsumen di Eropa, India, dan pasar global lainnya pada akhir Januari 2026. Strategi ini menandai perluasan lini Turbo Xiaomi dari mid-to-high-end menjadi performa flagship yang terjangkau, khususnya di rentang harga $350–$360.

Dimensity 9500s menawarkan pengalaman gaming dan AI yang unggul. GPU Immortalis-G925 mendukung ray tracing, frame rate tinggi, dan performa stabil untuk game AAA. Chipset ini juga dibekali NPU generasi terbaru, memungkinkan pemrosesan foto, video, dan fitur AI seperti pelacakan objek secara real-time tanpa perlu koneksi internet. Teknologi ini juga mendukung editing 4K, pemrosesan efek kreatif, serta ringkasan panggilan otomatis, sehingga pengguna mendapat pengalaman flagship yang komprehensif.

Chipset ini hadir dengan modem 5G Release-17 yang mendukung four-carrier aggregation, meningkatkan kecepatan unduh teoritis hingga 7 Gbps. Selain itu, Dimensity 9500s mendukung Wi-Fi 7 dan teknologi Xiaomi HyperConnect serta HyperOS untuk konektivitas stabil dan latensi rendah. Fitur unik lain adalah Bluetooth direct connection, yang memungkinkan komunikasi antar perangkat hingga 5 kilometer tanpa jaringan seluler, ideal untuk kondisi outdoor atau situasi darurat.

Tantangan Thermal dan Harapan Pasar

Meskipun arsitektur “all large core” menawarkan performa tinggi, perangkat dengan desain CPU seperti ini dikenal menghasilkan panas lebih tinggi. MediaTek mengklaim proses 3nm menjaga sistem tetap “continuously cool”, namun performa jangka panjang akan diuji saat penggunaan real-world, terutama saat gaming dan tugas berat lainnya.

Xiaomi menargetkan POCO X8 Pro Max untuk menjadi tolok ukur di segmen mid-range flagship, menghadirkan kombinasi performa, gaming, AI, dan konektivitas yang jarang ditemui di ponsel di bawah $400. Dengan peluncuran global yang dijadwalkan akhir Januari 2026, ponsel ini diprediksi akan menjadi sorotan utama bagi penggemar teknologi yang mencari performa flagship dengan harga terjangkau.