— Persija Jakarta secara resmi mengumumkan perekrutan penyerang asal Maroko, Alaeddine Ajaraie, pada Jumat (16/1/2026), untuk memperkuat lini depan Macan Kemayoran di putaran kedua BRI Super League 2025/2026. Pemain berusia 33 tahun ini datang dengan status pinjaman dari klub Indian Super League (ISL), NorthEast United, hingga akhir musim kompetisi.

Kedatangan Ajaraie diharapkan mampu meningkatkan ketajaman dan efektivitas serangan Persija yang tengah berjuang di jalur juara. Ia membawa rekam jejak impresif sebagai top skor ISL musim 2024/2025 dengan koleksi 23 gol dan tujuh assist dari 24 pertandingan bersama NorthEast United. Penampilan gemilangnya tersebut juga mengantarkannya meraih penghargaan Pemain Terbaik Musim (Golden Ball) di liga tertinggi India.

Profil dan Statistik Gemilang Alaeddine Ajaraie

Alaeddine Ajaraie lahir di Rabat, Maroko, pada 5 Januari 1993. Sebelum petualangannya di India, ia telah malang melintang di beberapa klub, termasuk Widad Temara, RS Berkane, dan MAS Fes di Maroko. Ia juga sempat mencoba peruntungan di Timur Tengah bersama Muaither SC (Qatar) pada musim 2022/2023, di mana ia juga sukses menjadi top skor Divisi Kedua Liga Qatar dengan 11 gol.

Konsistensi performa Ajaraie berlanjut pada musim 2025/2026 sebelum kepindahannya ke Persija. Dalam sembilan pertandingan di ajang Durand Cup dan Super Cup bersama NorthEast United, ia telah mencatatkan 10 gol dan lima assist. Statistik tersebut menegaskan kualitasnya sebagai penyerang yang produktif dan memiliki naluri gol tinggi.

Ambisi Juara Persija dan Pernyataan Pemain

Direktur Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, menegaskan bahwa perekrutan Ajaraie merupakan langkah serius klub untuk mengejar gelar juara.

“Alaeddine didatangkan untuk membuat kami lebih kuat dan lebih tajam. Kami sangat serius melangkah ke putaran kedua Super League. Bukan hanya dengan sekadar narasi, tetapi dengan pembuktian melalui evaluasi komposisi tim. Kami berharap dapat mengakhiri musim dengan senyum bahagia, yaitu juara,” ujar Prapanca dalam keterangan resmi klub.

Ajaraie sendiri menyambut positif kepindahannya ke ibu kota. “Saat ini, Persija adalah rumah saya. Saya akan berjuang sepenuh hati untuk Persija, bekerja keras agar bisa beradaptasi secepat mungkin dan memberi kontribusi nyata. Insyaallah, kami akan melangkah bersama, menciptakan kemenangan demi kemenangan, hingga menutup musim ini sebagai juara,” kata Ajaraie, menunjukkan komitmennya untuk tim baru.

Kehadiran Ajaraie diproyeksikan untuk mengisi kekosongan di lini serang yang sebelumnya kerap mengandalkan Gustavo Almeida, yang minim menit bermain akibat cedera. Dengan gaya bermainnya yang dinamis dan tidak hanya menunggu bola di kotak penalti, Ajaraie diharapkan mampu memberikan variasi serangan dan menjadi pembeda bagi Macan Kemayoran.

“Gaya bermain saya berbeda. Saya tidak suka hanya diam di kotak penalti. Saya suka bermain bebas, baik di kiri, kanan, maupun sebagai striker utama. Saya mencintai sepak bola dan ingin sering menyentuh bola,” ungkap Ajaraie.

Sebelum Ajaraie, Persija juga telah mendatangkan Fajar Fathurrahman dari Borneo FC pada 14 Januari lalu, menjadikan Ajaraie rekrutan asing kedua di bursa transfer paruh musim ini. Manajemen Persija berharap pengalaman dan ketajaman Ajaraie dapat menyatu dengan semangat tim untuk mencapai target juara di akhir musim 2025/2026.