— Bandung digegerkan dengan kehadiran gelandang serang asal Brasil, Lucas Cardoso (29), yang terlihat di Stasiun Whoosh Tegalluar pada Sabtu (17/1/2026). Kemunculan Cardoso di ibu kota Jawa Barat ini langsung memicu spekulasi luas mengenai potensi kepindahannya ke Persib Bandung, menyusul pengumuman resminya berpisah dengan klub kasta tertinggi Liga Bulgaria, Dobrudzha Dobrich.

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, sebelumnya telah mengonfirmasi rencana penambahan satu hingga dua pemain baru pada bursa transfer Januari 2026. Hal ini dilakukan untuk memperkuat skuad Pangeran Biru di putaran kedua kompetisi BRI Super League 2025/2026. Keputusan tersebut diambil berdasarkan evaluasi performa pemain guna menjaga posisi tim di papan atas klasemen.

Profil Lucas Cardoso

Lucas Cardoso Moreira, nama lengkap sang pemain, lahir pada 8 Juni 1996, menjadikannya berusia 29 tahun saat ini. Dengan tinggi 1,80 meter, Cardoso dikenal sebagai gelandang tengah yang juga mampu beroperasi sebagai sayap kiri. Kehadirannya di Bandung, bertepatan dengan jendela transfer paruh musim Liga 1 yang sedang aktif, semakin memperkuat rumor bahwa ia adalah target Persib untuk mengisi slot pemain asing.

Sebelum dikaitkan dengan Persib, Lucas Cardoso telah memiliki rekam jejak karier yang cukup panjang di Eropa. Terakhir, ia membela Dobrudzha Dobrich di Liga Bulgaria selama 19 bulan. Melalui akun Instagram pribadinya, Cardoso menyampaikan pesan perpisahan emosional kepada klub tersebut.

“Hari ini saya mengucapkan selamat tinggal kepada klub, yang merupakan rumah saya selama 1 tahun 7 bulan. Di sini saya belajar dari penggemar arti sebenarnya dari menjadi penggemar Dobruzha,” tulis Cardoso.

Statistik Lucas Cardoso

Selama musim 2025/2026 bersama Dobrudzha Dobrich, Lucas Cardoso mencatatkan 19 penampilan di berbagai kompetisi, termasuk efbet Liga dan Bulgarian Cup. Dari jumlah tersebut, ia berhasil menyumbangkan 5 gol dan 1 assist.

Statistik ini menunjukkan kontribusi signifikan Cardoso di lini tengah maupun depan, yang mungkin menjadi daya tarik bagi tim seperti Persib yang mencari efektivitas serangan. Nilai pasar Cardoso per Desember 2025 tercatat sekitar €350 ribu (sekitar Rp5,9 miliar), menurut data Transfermarkt.

Karier profesional Cardoso dimulai di Brasil sebelum ia hijrah ke Eropa. Data Transfermarkt menunjukkan bahwa ia pernah bermain untuk sejumlah klub di Brasil, seperti Dobrudzha Dobrich, sebelum akhirnya bergabung dengan Dobrudzha Dobrich. Perjalanan kariernya yang melibatkan beberapa klub di liga yang berbeda menunjukkan adaptabilitas dan pengalaman yang bisa menjadi nilai tambah bagi Persib.

Manajemen Persib Bandung, melalui pelatih Bojan Hodak, sebelumnya telah menyatakan bahwa mereka akan melakukan perubahan komposisi pemain, meskipun tidak secara besar-besaran.

Hodak menyebut ada “satu-dua pemain yang kami tidak senang dengan penampilannya” dan akan ada pergantian untuk posisi tersebut. Pernyataan ini mengindikasikan adanya ruang bagi pemain baru, terutama di lini tengah atau depan, mengingat kepergian beberapa pemain dan evaluasi performa di paruh pertama musim.

Selain Lucas Cardoso, beberapa nama pemain asing lain juga sempat dirumorkan masuk radar Persib Bandung, seperti penyerang Brasil Joao Tavares, penyerang Kroasia Marko Dugandzic, dan kiper Cyrus Margono. Namun, kemunculan fisik Lucas Cardoso di Bandung menjadi indikasi paling konkret sejauh ini terkait rumor transfer.

Hingga Minggu (18/1/2026), belum ada pernyataan resmi dari pihak Persib Bandung maupun Lucas Cardoso atau agennya terkait kepindahan ini. Namun, kehadiran pemain berpaspor Brasil tersebut di Bandung, ditambah dengan statusnya yang baru saja meninggalkan klub lamanya, telah menciptakan gelombang spekulasi di kalangan penggemar dan media.

Bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026 masih berjalan, dan pengumuman resmi dari Persib Bandung akan sangat dinantikan untuk mengonfirmasi atau membantah rumor ini.

Apabila transfer ini terwujud, Lucas Cardoso diharapkan dapat membawa dimensi baru bagi lini tengah Persib dengan kemampuannya mencetak gol dan menciptakan peluang.

Pengalaman bermain di Eropa juga bisa menjadi aset berharga dalam menghadapi ketatnya persaingan di Liga 1 Indonesia serta kompetisi AFC Champions League Two 2025/2026 yang juga diikuti Persib.