— Vidi Aldiano, seorang nama yang identik dengan industri musik Indonesia, telah menorehkan jejak karier yang menginspirasi. Dikenal luas sebagai penyanyi bersuara merdu, Vidi tidak hanya memukau pendengar dengan karya-karyanya, tetapi juga menunjukkan kiprahnya di berbagai bidang, termasuk dunia podcast. Perjalanan kariernya yang panjang dan penuh warna menjadi bukti dedikasi dan multitalentanya di industri hiburan.

Oxavia Aldiano, nama lengkapnya, lahir di Jakarta pada 29 Maret 1990. Ia dikenal sebagai suami dari aktris Sheila Dara Aisha, yang dinikahinya pada 15 Januari 2022. Latar belakang pendidikannya yang mumpuni, termasuk gelar S2 dari University of Manchester, Inggris, dalam program Innovation Management and Entrepreneurship dengan predikat cum laude, turut membentuk Vidi menjadi sosok yang berwawasan luas.

Awal Mula Karier Musik Vidi Aldiano

Langkah Vidi Aldiano di kancah musik Indonesia dimulai pada tahun 2008 dengan peluncuran album perdananya, “Pelangi di Malam Hari”. Album ini segera mencuri perhatian publik berkat kehadiran lagu-lagu hits seperti “Nuansa Bening” dan “Status Palsu”. Sejak saat itu, Vidi menjelma menjadi salah satu penyanyi pop muda berbakat yang karyanya dinantikan oleh para penikmat musik Tanah Air.

Konsistensinya dalam berkarya terbukti melalui berbagai rilisan musik yang terus disukai. Salah satu pencapaian penting dalam karier musiknya adalah album “Persona” yang dirilis pada tahun 2016.

Album ini tidak hanya berisi sepuluh lagu, termasuk beberapa aransemen ulang dan versi akapela, tetapi juga berhasil meraih predikat Triple Platinum setelah terjual lebih dari 250.000 keping pada Januari 2017. Keberhasilan “Persona” tidak lepas dari kolaborasi Vidi dengan tim Laleilmanino dan proses mastering yang dilakukan di Abbey Road Studios, London.

Sebelum “Persona”, Vidi juga telah merilis album “Lelaki Pilihan” (2009) yang mengukuhkan posisinya sebagai idola remaja, dan “Yang Kedua” (2011) yang menunjukkan pendewasaan musikalitasnya.

Setelah jeda lima tahun pasca album kedua, “Persona” menjadi penanda kembalinya Vidi dengan konsep yang lebih matang dan berhasil mencapai kesuksesan komersial yang signifikan.

Ekspansi ke Dunia Bisnis dan Pendidikan

Tidak hanya berfokus pada dunia tarik suara, Vidi Aldiano juga menunjukkan ketertarikannya pada bidang lain. Setelah menyelesaikan studi S2 di University of Manchester, ia mendirikan label rekaman VA Records pada tahun 2014. Langkah ini menunjukkan ambisinya untuk tidak hanya menjadi seorang penampil, tetapi juga pelaku industri yang berkontribusi lebih luas.

Dalam dunia bisnis, Vidi juga pernah terlibat dalam beberapa inisiatif. Ia pernah memiliki label fashion bernama VA Apparels dan berkolaborasi dalam startup digital KROWD bersama Putri Tanjung. Pengalaman-pengalaman ini memperkaya portofolionya dan menunjukkan sisi Vidi sebagai seorang pengusaha muda yang dinamis.

Perjalanan Vidi Aldiano di Dunia Podcast

Seiring berjalannya waktu, Vidi Aldiano melebarkan sayapnya ke ranah podcast. Kehadirannya di dunia podcast disambut baik oleh publik, melengkapi citranya sebagai seorang seniman yang adaptif terhadap perkembangan media. Melalui podcast, Vidi memiliki platform untuk berbagi pemikiran, pengalaman, dan berdiskusi mengenai berbagai topik yang menarik minatnya.

Kiprahnya sebagai podcaster menjadi bukti bahwa ia tidak hanya ingin berkarya di satu bidang. Kemampuannya untuk bertransformasi dan merambah ke berbagai medium menunjukkan fleksibilitas dan keinginan Vidi untuk terus relevan di tengah perubahan lanskap media dan hiburan. Pengalaman dan pengetahuannya yang luas, baik dari karier musik maupun latar belakang pendidikannya, menjadi modal berharga dalam setiap obrolan yang ia bawakan.

Perjuangan Melawan Kanker Ginjal

Di balik segala pencapaian dan kiprahnya, Vidi Aldiano juga dikenal publik sebagai sosok yang gigih berjuang melawan kanker ginjal stadium tiga yang didiagnosis sejak Oktober 2019. Perjalanannya melawan penyakit ini penuh tantangan, termasuk operasi pengangkatan ginjal kiri dan sesi kemoterapi rutin.

Meskipun menghadapi kondisi kesehatan yang berat, Vidi kerap menunjukkan sikap optimistis dan membagikan pesan positif kepada publik. Ia bahkan mempopulerkan istilah “Spa Day” untuk sesi perawatannya, menunjukkan semangat juangnya yang luar biasa.

Pada November 2025, Vidi sempat mengumumkan rehat dari aktivitas panggung untuk fokus pada pemulihan kesehatannya. Keputusannya ini diambil demi memprioritaskan penyembuhan intensif di tengah kondisi fisiknya yang mulai menurun.

Semangat dan keteguhannya dalam menghadapi penyakit menjadi inspirasi bagi banyak orang, menjadikannya sosok yang tidak hanya dikenal sebagai musisi berbakat, tetapi juga sebagai pejuang kehidupan.