Ihram.co.id — Atmosfer panas dipastikan menyelimuti Stadion Sultan Agung, Bantul, saat PSIM Yogyakarta menjamu Persebaya Surabaya pada pekan ke-18 BRI Super League 2025/2026, Minggu (25/1/2026) 15:30 WIB. Duel dua tim dengan posisi berdekatan di papan klasemen ini diprediksi berlangsung ketat sejak menit awal.
Pertandingan ini bukan sekadar perebutan tiga poin, tetapi juga ujian konsistensi bagi kedua tim yang sama-sama membidik zona papan atas. PSIM ingin memperkokoh posisinya di enam besar, sementara Persebaya datang dengan tekad membalas kekalahan pada pertemuan pertama musim ini.
PSIM Yogyakarta Incar Kemenangan di Kandang
Bermain di hadapan pendukung setianya, PSIM Yogyakarta membawa kepercayaan diri tinggi. Laskar Mataram saat ini menempati posisi keenam klasemen sementara dengan koleksi 30 poin dari delapan kemenangan, enam hasil imbang, dan tiga kekalahan.
Modal kemenangan 1-0 atas Persebaya pada putaran pertama menjadi suntikan moral tambahan. PSIM juga menunjukkan performa kandang yang solid, menjadikan Stadion Sultan Agung sebagai arena yang sulit ditaklukkan lawan.
Persebaya Datang dengan Misi Bangkit
Di sisi lain, Persebaya Surabaya tak ingin kembali kehilangan poin. Green Force berada tepat di bawah PSIM di peringkat ketujuh dengan 28 poin, hasil dari tujuh kemenangan, tujuh imbang, dan tiga kekalahan.
Pergantian pelatih ke tangan Bernardo Tavares menjadi sinyal perubahan. Manajemen Persebaya juga aktif di bursa transfer, mendatangkan sejumlah pemain anyar demi meningkatkan daya saing tim di putaran kedua.
Duel Lini Tengah Jadi Penentu
Pertarungan sengit diprediksi terjadi di sektor tengah. PSIM mengandalkan Ze Valente sebagai pengatur tempo permainan. Gelandang asal Portugal tersebut memiliki visi bermain yang baik serta pengalaman menghadapi tekanan laga besar, termasuk melawan mantan klubnya.
Rahmatsho Rahmazoda akan menjadi penjaga keseimbangan lini tengah PSIM. Kehadirannya memberi perlindungan ekstra bagi lini belakang sekaligus membuka ruang bagi Ezequiel Vidal untuk menusuk pertahanan lawan. Vidal sendiri pernah menjadi mimpi buruk Persebaya lewat gol penentu kemenangan di pertemuan sebelumnya.
Lini Belakang PSIM Alami Rotasi
PSIM dipastikan melakukan rotasi di lini pertahanan menyusul absennya Franco Ramos Mingo akibat akumulasi kartu. Yusaku Yamadera berpeluang mengisi posisi bek tengah dan berduet dengan Rendra Teddy atau Andy Setyo.
Di posisi penjaga gawang, Cahya Supriadi tetap menjadi tumpuan utama. Kiper Timnas U-23 ini dikenal memiliki refleks cepat dan kerap tampil gemilang di laga-laga krusial.
Persebaya Andalkan Pengalaman dan Pemain Baru
Persebaya datang dengan kekuatan penuh di lini serang. Bruno Moreira akan menjadi motor serangan sekaligus ancaman utama bagi PSIM. Di belakang, duet Risto Mitrevski dan Leo Lelis diharapkan mampu meredam agresivitas tuan rumah.
Pedro Matos berperan penting menjaga keseimbangan lini tengah, sementara Ernando Ari masih menjadi pilihan utama di bawah mistar gawang berkat jam terbangnya bersama tim nasional.
Bernardo Tavares juga membuka peluang memainkan rekrutan anyar seperti Bruno Paraíba, Jefferson Silva, hingga Gustavo Fernandes. Kehadiran pemain-pemain baru ini diharapkan memberi warna berbeda dalam permainan Persebaya.
Ikuti Ihram.co.id
