— Persija Jakarta menutup bursa transfer paruh musim Super League 2025-2026 dengan dua rekrutan mengejutkan, yaitu gelandang asal Brasil, Jean Mota, dan kiper keturunan Indonesia, Cyrus Margono. Kedatangan kedua pemain ini melengkapi total tujuh pemain yang masuk dan delapan pemain yang keluar dari skuad Macan Kemayoran menjelang putaran kedua kompetisi.

Jean Mota, yang pernah bermain bersama Lionel Messi di Inter Miami, didatangkan untuk memperkuat lini tengah Persija. Pemain berusia 32 tahun ini dikontrak hingga akhir musim dengan opsi perpanjangan satu tahun. Direktur Persija, Mohamad Prapanca, menyatakan bahwa kehadiran Mota diharapkan dapat menambah variasi dan kekuatan tim.

“Kehadiran Jean Mota kami harapkan bisa menambah variasi dalam permainan yang berujung pada kekuatan tim. Ia memiliki pengalaman bermain di level kompetisi kasta tertinggi. Jadi, kami percaya kualitas serta mentalitasnya dapat membantu tim mencapai target yang telah kami tetapkan,” ujar Prapanca dalam keterangan resmi yang diterima pada Jumat (6/2/2026) malam.

Mota sendiri menyambut antusias kepindahannya ke Indonesia. “Saya siap untuk tantangan ini dan sangat antusias untuk bisa melakukan debut dengan jersey Persija. Saya memilih Persija karena ini adalah klub besar dan sedang berjuang meraih gelar musim ini,” kata Mota.

Kejutan lainnya datang dari perekrutan Cyrus Margono, seorang kiper muda yang lahir di New York, Amerika Serikat. Margono, yang resmi menjadi Warga Negara Indonesia pada 21 Maret 2024, dikontrak selama 2,5 musim. Prapanca menjelaskan bahwa Margono diproyeksikan sebagai investasi jangka panjang untuk memperkuat fondasi tim di bawah mistar gawang.

“Cyrus adalah kiper muda berkualitas dengan pengalaman internasional serta karakter yang sesuai dengan kebutuhan tim. Kami berharap kehadirannya bisa menambah kekuatan dan kedalaman skuad, serta menjadi bagian penting dalam membangun fondasi tim untuk dua hingga tiga musim ke depan,” jelas Prapanca. Margono sebelumnya bermain di Eropa, membela Panathinaikos B di Yunani dan KF Dukagjini di Kosovo.

Perombakan Skuad Total

Dengan masuknya Jean Mota dan Cyrus Margono, Persija Jakarta kini total telah mendatangkan tujuh pemain baru untuk putaran kedua Super League 2025-2026. Tujuh pemain yang bergabung dengan Macan Kemayoran adalah Fajar Fathurrahman, Paulo Ricardo (Brasil), Shayne Pattynama, Mauro Zijlstra, Alaeddine Ajaraie (Maroko), Jean Mota (Brasil), dan Cyrus Margono.

Sementara itu, manajemen Persija juga melakukan perombakan besar-besaran di sektor pemain keluar. Sebanyak delapan pemain dilepas oleh tim asuhan Mauricio Souza untuk memberikan ruang bagi amunisi baru dan menyesuaikan strategi tim di paruh kedua musim. Kedelapan pemain yang tidak lagi berseragam Persija adalah Alwi Fadillah (ke PSIS Semarang), Gustavo Franca (ke Arema FC), Alan Cardoso (ke Bhayangkara FC), Fego Dennis (dipinjamkan ke PSS Sleman), Jehan Pahlevi (dipinjamkan ke PSS Sleman), Alfriyanto Nico (dipinjamkan ke Persis Solo), Hansamu Yama (dipinjamkan ke Arema FC), dan Rio Fahmi (dipinjamkan ke Arema FC).

Target Musim yang Jelas

Direktur Persija, Mohamad Prapanca, menegaskan bahwa setiap rekrutan baru dilakukan berdasarkan evaluasi mendalam terhadap kebutuhan tim. Langkah ini diambil untuk menjaga daya saing Persija dalam perburuan gelar juara Super League musim ini. Kehadiran pemain-pemain baru diharapkan tidak hanya menambah kedalaman skuad, tetapi juga memberikan variasi taktik dan meningkatkan kualitas permainan tim secara keseluruhan.

Jean Mota, dengan pengalamannya bermain di berbagai klub Brasil dan pernah berseragam Inter Miami, diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mengatur tempo permainan dan menambah kreativitas di lini tengah. Sementara itu, Cyrus Margono dipandang sebagai investasi jangka panjang yang akan memperkuat lini pertahanan dan menjadi bagian penting dari rencana pembangunan tim untuk beberapa musim ke depan. Keputusan Persija untuk aktif di bursa transfer paruh musim ini menunjukkan ambisi klub untuk bersaing di papan atas dan meraih hasil maksimal di sisa kompetisi.