Ihram.co.id — Riwayat cedera Layvin Kurzawa menjadi catatan usai resmi ke Persib Bandung pada Liga 1 musim 2026. Bek kiri asal Prancis itu dikabarkan segera bergabung dengan Persib Bandung setelah berstatus bebas transfer.
Data Transfermarkt mencatat Layvin Kurzawa memiliki sejarah cedera sejak 2012 sepanjang karier profesionalnya. Cedera otot, ligamen, hingga masalah punggung pernah membuat Kurzawa absen cukup lama dari lapangan.
Catatan Cedera Sejak 2012
Sejak memulai karier profesionalnya, Kurzawa tercatat tidak pernah benar-benar terlepas dari cedera.
Dalam periode 2013 hingga 2014, ia tercatat mengalami tiga kali cedera yang berbeda, termasuk masalah pada otot dan punggung, yang membuatnya absen selama total 65 hari dan melewatkan 15 pertandingan. Situasi serupa berlanjut di musim-musim berikutnya.
Pada musim 2014/2015, ia kembali mengalami dua cedera yang membuatnya menepi selama 55 hari dan melewatkan 11 pertandingan. Musim 2015/2016 relatif lebih baik dengan hanya dua cedera yang memaksanya absen selama 20 hari dan melewatkan empat pertandingan.
Masalah Serius di Musim-musim Berikutnya
Memasuki paruh kedua dekade 2010-an, cedera yang dialami Kurzawa mulai menunjukkan tingkat keparahan yang lebih mengkhawatirkan. Pada musim 2016/2017, ia mengalami tiga cedera berbeda yang membuatnya absen selama 89 hari dan melewatkan 18 pertandingan.
Puncaknya terjadi pada musim 2018/2019, di mana Kurzawa harus menjalani operasi akibat masalah herniated disc atau saraf terjepit di punggung. Cedera ini memaksanya menepi selama 90 hari dan melewatkan 20 pertandingan.
Cedera punggung ini merupakan salah satu cedera paling serius yang dapat mengganggu mobilitas pesepak bola profesional.
Masalah fisik terus menghantui Kurzawa di musim-musim berikutnya. Pada musim 2019/2020, ia mengalami tiga cedera berbeda, termasuk cedera yang tidak diketahui tipenya, yang membuatnya absen selama total 29 hari dan melewatkan lima pertandingan.
Di musim 2020/2021, Kurzawa kembali dihantam empat cedera berbeda, termasuk masalah otot betis dan paha, yang menyebabkan total absen 88 hari dan melewatkan 12 pertandingan.
Cedera Lutut dan Otot di Musim Terakhir
Memasuki periode akhir kariernya di Eropa, cedera masih menjadi langganan bagi pemain berusia 33 tahun ini. Pada musim 2021/2022, ia mengalami dua cedera yang membuatnya absen selama 42 hari dan melewatkan lima pertandingan.
Musim 2022/2023 menjadi salah satu musim terberatnya, dengan dua cedera yang membuatnya menepi selama 150 hari dan melewatkan 20 pertandingan. Salah satu cedera serius yang dialami pada periode ini adalah robekan ligamen kolateral.
Bahkan di musim 2024/2025, saat membela Boavista FC, Kurzawa tercatat mengalami dua cedera otot yang membuatnya absen selama total 73 hari dan melewatkan sembilan pertandingan.
Data terbaru menunjukkan bahwa hingga kini, Kurzawa masih tercatat mengalami cedera otot. Total sejak musim 2016/2017, ia telah melewatkan lebih dari 70 pertandingan akibat berbagai jenis cedera.
Riwayat cedera yang panjang dan beragam ini tentu menjadi catatan penting bagi Persib Bandung.
Meskipun Kurzawa memiliki pengalaman dan kualitas sebagai pemain top Eropa, kondisi fisiknya yang rentan memerlukan evaluasi mendalam melalui tes medis ketat sebelum keputusan final perekrutan diambil.
Kemampuan pemain untuk tampil konsisten dan bebas cedera akan menjadi kunci bagi kontribusinya di kompetisi Liga 1 Indonesia.
Ikuti Ihram.co.id
