Dunia animasi internasional berduka atas kepergian salah satu maestro terbaiknya. Roger Allers, sutradara legendaris yang membidani lahirnya film animasi klasik Disney, The Lion King, dikabarkan meninggal dunia pada usia 76 tahun.
Kabar duka ini dikonfirmasi langsung oleh Dave Bossert, veteran supervisor efek visual Disney sekaligus sahabat dekat mendiang. Melalui unggahan di media sosial, Bossert mengungkapkan rasa kehilangan yang mendalam atas berpulangnya Allers.
Kenangan Sahabat dan Kolega
“Saya sangat sedih mendengar kabar bahwa sahabat kami Roger Allers telah melanjutkan perjalanan berikutnya,” tulis Bossert sebagaimana dilansir dari Variety, Senin (19/1/2026).
Bossert menceritakan bahwa ia masih sempat berkomunikasi dengan Allers sesaat sebelum sang sutradara wafat. “Kami baru saja bertukar email minggu lalu ketika ia sedang bepergian di Mesir. Roger adalah seniman dan pembuat film yang sangat berbakat, benar-benar pilar dari kebangkitan animasi Disney,” tambahnya.
Selain The Lion King, Bossert juga mengenang kolaborasi mereka dalam proyek film pendek The Little Matchgirl. Ia menyebut Allers sebagai sosok yang memiliki jiwa cerah dan penuh sukacita, yang membuat dunia terasa lebih redup setelah kepergiannya.
Warisan Abadi The Lion King
Nama Roger Allers akan selalu dikenang melalui mahakaryanya, The Lion King (1994), yang ia sutradarai bersama Rob Minkoff. Film ini tidak hanya menjadi fenomena budaya, tetapi juga salah satu karya paling berpengaruh dalam sejarah Walt Disney Animation Studios.
| Versi Film | Tahun Rilis | Pendapatan Global |
|---|---|---|
| Animasi Klasik | 1994 | USD 771 Juta |
| Live-Action | 2019 | USD 1,6 Miliar |
CEO Disney, Bob Iger, turut memberikan penghormatan terakhir melalui unggahan di Instagram. Menurut Iger, Allers adalah seorang visioner kreatif yang sangat memahami kekuatan dalam bercerita.
“Karyanya membantu mendefinisikan era animasi yang terus menginspirasi penonton di seluruh dunia,” tulis Bob Iger dalam pernyataan resminya.
Jejak Karier di Industri Animasi
Sepanjang kariernya, Roger Allers terlibat dalam berbagai proyek besar yang membentuk masa keemasan Disney. Selain menyutradarai Open Season (2006), ia memiliki peran krusial dalam pengembangan cerita film-film populer lainnya:
- Aladdin
- The Emperor’s New Groove
- Brother Bear
- The Lion King 1 1/2
Dedikasinya terhadap seni visual juga terbukti lewat The Little Matchgirl yang berhasil menembus nominasi Academy Awards. Kepergian Allers meninggalkan lubang besar di industri film, namun visi dan emosi yang ia tuangkan dalam setiap karyanya akan terus hidup bagi generasi mendatang.
Ikuti Ihram.co.id
