Ihram.co.id — Semen Padang FC berhasil meraih kemenangan krusial 0-2 saat melakoni laga tandang ke markas PSBS Biak Numfor pada pertandingan lanjutan pekan ke-25 Super League. Tambahan tiga poin berharga yang diraih dengan susah payah ini seketika menghidupkan kembali asa skuad Kabau Sirah untuk merangkak naik dan menyelamatkan diri dari jerat zona degradasi pada akhir musim nanti.
Kemenangan atas rival sesama penghuni papan bawah ini memiliki nilai yang sangat mahal bagi Semen Padang, mengingat persaingan yang semakin mengerucut menjelang fase akhir kompetisi.
Dwigol Guillermo Fernández dan Peran Vital Irsyad Maulana
Hasil maksimal yang dibawa pulang oleh Semen Padang ini sepenuhnya merupakan buah dari efektivitas serangan di paruh kedua pertandingan. Penyerang andalan mereka, Guillermo Fernández, keluar sebagai pahlawan dengan memborong dua gol kemenangan sekaligus ke gawang PSBS Biak Numfor.
Gol pertama Guillermo Fernández tercipta pada menit ke-70, yang kemudian disusul oleh gol penyegel kemenangan pada masa injury time babak kedua, tepatnya di menit ke-90+5. Menariknya, dua gol krusial tersebut sama-sama terlahir berkat umpan matang atau assist yang dikreasikan dengan sangat apik oleh Irsyad Maulana. Keputusan pelatih memasukkan Irsyad Maulana pada menit ke-56 terbukti menjadi titik balik kebangkitan serangan Semen Padang.
Papan Bawah Super League Semakin Memanas
Berkat kemenangan berharga di Biak, persaingan di papan bawah tabel klasemen sementara Super League kini berubah menjadi sangat ketat dan mendebarkan. Semen Padang saat ini memang masih tertahan di peringkat ke-16, yang merupakan batas teratas zona degradasi, dengan torehan 20 poin.
Namun, peluang mereka untuk lolos dari zona merah kini terbuka sangat lebar. Hal ini dikarenakan koleksi 20 poin milik Semen Padang kini telah menyamai raihan poin dari dua tim di atasnya yang berada di zona aman, yakni Persijap Jepara di peringkat ke-15 (24 pertandingan) dan Madura United di peringkat ke-14 (25 pertandingan). Skuad asuhan pelatih Semen Padang hanya kalah dalam hal selisih gol (GD), di mana mereka mencatatkan selisih -20, berbanding -19 milik Persijap dan -18 milik Madura United.
PSBS Biak Numfor Semakin Terbenam
Sebaliknya, kekalahan di kandang sendiri ini memberikan pukulan telak bagi PSBS Biak Numfor. Hasil minor tersebut membuat mereka semakin terbenam di urutan ke-17 klasemen sementara dengan koleksi 18 poin. Posisi PSBS Biak kini sangat rawan karena mereka hanya berjarak satu poin saja dari Persis Solo yang berstatus sebagai tim juru kunci di dasar klasemen dengan raihan 17 poin.
Ikuti Ihram.co.id
