— Semen Padang FC tengah berjuang keras untuk mengamankan posisi mereka dan keluar dari bayang-bayang zona degradasi pada kompetisi Liga 1 (Super League) musim ini. Usai meraih kemenangan krusial di laga sebelumnya, skuad Kabau Sirah kini dihadapkan pada sembilan pertandingan sisa yang akan menjadi laga hidup mati penentu nasib mereka untuk bertahan di kasta tertinggi.

Berdasarkan jadwal resmi yang telah dirilis, rangkaian sembilan laga krusial ini akan dimainkan mulai awal bulan April hingga akhir bulan Mei 2026.

Jadwal Lengkap Sembilan Laga Sisa Semen Padang

Perjalanan Semen Padang untuk mengamankan poin demi poin akan diuji oleh berbagai lawan, mulai dari tim-tim kandidat juara hingga sesama pejuang di papan bawah. Berikut ini adalah tabel rincian lengkap kalender sembilan pertandingan terakhir Semen Padang musim ini:

TanggalPertandinganWaktu (WIB)
05 April 2026Semen Padang vs Persib Bandung19:00
12 April 2026Persis Solo vs Semen Padang15:30
20 April 2026Semen Padang vs Persijap Jepara15:30
25 April 2026Borneo vs Semen Padang15:30
29 April 2026Semen Padang vs Madura United15:30
03 Mei 2026Dewa United vs Semen Padang19:00
08 Mei 2026Semen Padang vs Persik Kediri15:30
15 Mei 2026Semen Padang vs Persebaya15:30
23 Mei 2026Persija Jakarta vs Semen Padang19:00

(Semua jadwal di atas bersumber dari data resmi kalender pertandingan tim Semen Padang.)

Menghadapi Tim Papan Atas dan Pesaing Langsung

Jika dicermati dari jadwal tersebut, skuad Semen Padang akan melewati jalan yang cukup terjal. Mereka harus berhadapan langsung dengan tim-tim raksasa penghuni papan atas klasemen, seperti menjamu sang pemuncak klasemen Persib Bandung pada 5 April, melawat ke markas Borneo pada 25 April, dan menutup musim di kandang Persija Jakarta pada 23 Mei.

Di sisi lain, laga-laga yang mempertemukan mereka dengan sesama tim papan bawah akan bernilai “enam poin” dan pantang untuk dikalahkan. Pertandingan tandang melawan Persis Solo (12 April) serta laga kandang melawan Persijap Jepara (20 April) dan Madura United (29 April) akan menjadi momentum paling menentukan bagi Semen Padang untuk mendulang poin maksimal demi misi lolos dari jurang degradasi.