Ihram.co.id — Semen Padang FC menyambut duel melawan Persib Bandung dengan modal kepercayaan diri yang meningkat setelah meraih kemenangan penting atas PSBS Biak dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026. Kemenangan ini diharapkan menjadi suntikan moral bagi skuad Kabau Sirah untuk menghadapi laga berat melawan tim pemuncak klasemen.
Pertandingan melawan Persib Bandung dijadwalkan akan berlangsung pada 5 April 2026. Kemenangan 2-0 atas PSBS Biak pada 9 Maret 2026 menjadi penutup rentetan hasil minor Semen Padang dan mengakhiri puasa kemenangan mereka di liga.
Dua gol kemenangan Semen Padang dicetak oleh Guillermo Fernandez, yang sekaligus menjadi debut manis bagi pelatih baru, Imran Nahumarury. Hasil ini membawa Semen Padang naik ke posisi ke-16 klasemen sementara dengan 20 poin, sementara PSBS Biak tertahan di posisi ke-17.
Modal Mental dari Kemenangan Krusial
Kemenangan atas PSBS Biak bukan hanya sekadar tiga poin tambahan, tetapi juga menjadi suntikan semangat bagi seluruh elemen tim Semen Padang FC. Komisaris Semen Padang FC, Braditi Moulevey, menyatakan bahwa kemenangan ini harus menjadi bahan bakar bagi tim untuk terus berjuang mempertahankan posisi di kompetisi tertinggi sepak bola Indonesia.
“Kemenangan ini harus menjadi bahan bakar bagi seluruh elemen tim untuk terus berjuang mempertahankan posisi Kabau Sirah di kompetisi tertinggi sepakbola Indonesia,” ujar Moulevey, Selasa (10/3/2026).
Ia juga menyoroti peran penting pelatih baru, Imran Nahumarury, dalam meracik tim agar mampu bertahan di kasta tertinggi. Moulevey optimistis bahwa dengan kemenangan ini, Semen Padang memiliki peluang besar untuk bangkit jika mampu menjaga konsistensi permainan hingga akhir musim.
Pengalaman Imran Nahumarury, termasuk membawa Malut United promosi dari Liga 2 ke Liga 1, diharapkan dapat menular ke Semen Padang.
Performa Guillermo Fernandez dan Peran Irsyad Maulana
Dua gol kemenangan Semen Padang atas PSBS Biak dicetak oleh penyerang asal Spanyol, Guillermo Fernandez. Gol pertama tercipta pada menit ke-70, disusul gol kedua pada masa injury time babak kedua (90+5).
Menariknya, kedua gol tersebut lahir berkat assist dari Irsyad Maulana. Keputusan pelatih memasukkan Irsyad Maulana pada menit ke-56 terbukti menjadi titik balik kebangkitan serangan Semen Padang.
Guillermo Fernandez, yang bergabung di putaran kedua, akhirnya “pecah telur” dengan memborong dua gol tersebut. Pemain kelahiran 23 Mei 1993 ini memiliki rekam jejak mentereng, pernah membela Tim Nasional Spanyol U-17 dan bermain untuk klub-klub Eropa seperti Athletic Bilbao, Elche, dan Numancia.
Pengalaman panjangnya di Eropa, termasuk pernah menjebol gawang Real Madrid di Copa del Rey, diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi Semen Padang.
Menghadapi Ujian Sesungguhnya Melawan Persib Bandung
Setelah meraih kemenangan penting, Semen Padang FC akan langsung dihadapkan pada ujian sesungguhnya melawan Persib Bandung pada 5 April 2026. Laga kandang ini akan menjadi kesempatan bagi Semen Padang untuk menguji mental dan performa mereka setelah jeda pertandingan terkait Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah.
Kemenangan di kandang PSBS Biak menjadi sangat strategis bagi Kabau Sirah dalam perburuan poin untuk keluar dari zona degradasi.
Secara historis, Persib Bandung memiliki catatan yang lebih unggul dalam pertemuan kedua tim. Namun, Semen Padang FC kerapkali menyulitkan Persib. Dalam beberapa pertemuan terakhir, kedua tim seringkali harus puas dengan hasil imbang, meskipun ada juga kemenangan telak bagi Persib.
Laga mendatang akan menjadi tolok ukur seberapa besar mentalitas dan perkembangan tim Semen Padang di bawah asuhan Imran Nahumarury.
Persaingan di Papan Bawah Semakin Ketat
Kemenangan atas PSBS Biak tidak hanya berdampak pada mental tim Semen Padang, tetapi juga mengubah peta persaingan di papan bawah klasemen BRI Super League. Dengan tambahan tiga poin, Semen Padang naik ke peringkat ke-16 dengan 20 poin, menyamai raihan poin tim di atasnya.
Sementara itu, PSBS Biak semakin terbenam di urutan ke-17 dengan 18 poin, hanya berjarak satu poin dari tim juru kunci.
Persaingan di zona degradasi kini menjadi semakin ketat dan mendebarkan menjelang akhir musim. Setiap poin menjadi sangat berharga bagi tim-tim yang berjuang untuk bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Pertandingan melawan Persib Bandung akan menjadi ujian penting bagi Semen Padang untuk melanjutkan tren positif dan menjauh dari ancaman degradasi.
Ikuti Ihram.co.id
