Ihram.co.id — Persita Tangerang menunjukkan kewaspadaan tinggi terhadap Semen Padang FC menjelang pertemuan kedua tim pada pekan ke-20 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Haji Agus Salim, Minggu (8/2/2026). Meskipun Semen Padang masih berada di zona degradasi, pelatih Persita, Carlos Pena, menilai laga tandang ini akan menyimpan tantangan besar.
Kewaspadaan Persita muncul setelah mereka gagal meraih kemenangan dalam dua pertandingan awal putaran kedua. Tim berjuluk Pendekar Cisadane itu hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Bhayangkara FC pada pekan ke-18, sebelum akhirnya kalah 0-2 dari Persija Jakarta di Stadion Indomilk Arena.
Tantangan Paruh Kedua Liga
Carlos Pena mengakui bahwa hasil minor tersebut menunjukkan betapa ketat dan kompetitifnya persaingan di BRI Super League musim ini. Ia menilai paruh kedua kompetisi akan semakin sulit bagi seluruh tim, sehingga Persita harus meningkatkan kerja keras dan menjaga soliditas tim.
“Semua akan sulit untuk mendapatkan poin di paruh kedua musim. Saya pikir, kita harus mengapresiasi bagaimana kami telah berjuang di putaran pertama, tapi jika kita ingin mempertahankan posisi ini, semua harus bekerja lebih keras dan bersatu sebagai sebuah tim,” ujar Pena, dikutip pada Jumat (6/2/2026).
Pengalaman melatih di berbagai kompetisi membuat Pena yakin tekanan pertandingan akan semakin meningkat. “Dari pengalaman saya, paruh kedua akan lebih sulit untuk dijalani. Karena semua tim akan bertarung untuk meraih objektif mereka, jadi kita harus bersiap akan hal itu,” paparnya.
Fokus Satu Pertandingan Demi Satu Pertandingan
Menjelang laga melawan Semen Padang FC, Pena menegaskan bahwa fokus timnya hanya tertuju pada satu pertandingan terdekat. “Seperti yang selalu saya katakan, kami akan fokus mempersiapkan diri satu demi satu laga. Dan pekan ini kami fokus untuk menghadapi Semen Padang,” ujarnya.
Ia juga menyoroti motivasi tinggi yang dimiliki Semen Padang FC yang tengah berjuang untuk keluar dari zona degradasi. “Mereka (Semen Padang) sedang berjuang untuk lolos dari degradasi dan itu akan menjadi laga yang sulit jika kita ingin meraih poin di sana,” tegas Pena.
Evaluasi dan Kedalaman Skuad
Persita terus melakukan evaluasi terhadap performa tim sekaligus memaksimalkan kedalaman skuad yang dimiliki. “Kami terus mengevaluasi tim dan juga para pemain, dan saya senang dengan kedalaman yang ada di tim saya saat ini. Kami memiliki skuat yang bagus untuk rotasi dan saya akan memutuskannya,” katanya.
Menurut Pena, setiap pertandingan memerlukan pendekatan yang berbeda sehingga seluruh pemain harus siap memberikan kontribusi. “Setiap pertandingan akan berbeda dan saya akan memilih pemain terbaik untuk memenangkan laga itu. Semua yang ada di tim harus fokus dan siap membantu tim jika saya membutuhkan mereka,” papar Pena.
Ambisi Semen Padang dan Perubahan Skuad
Di sisi lain, Semen Padang FC yang kini berada di peringkat ke-16 klasemen BRI Super League 2025/2026 dengan 12 poin, bertekad untuk meraih kemenangan di kandang demi memperbaiki posisinya. Tim berjuluk Kabau Sirah ini telah melakukan perombakan besar-besaran terhadap skuadnya menjelang putaran kedua, mendatangkan 13 pemain baru.
Beberapa pemain baru yang patut diwaspadai antara lain Maicon (eks Borneo FC) dan striker Diego Mauricio (eks Persebaya Surabaya). Namun, penyerang anyar asal Jepang, Kazaki Nakagawa, kemungkinan belum bisa tampil penuh karena masih dalam tahap pemulihan cedera engkel.
Pada pertemuan pertama musim ini di Indomilk Arena, Persita Tangerang berhasil mengalahkan Semen Padang FC dengan skor 2-0. Namun, dengan perubahan komposisi pemain dan motivasi Semen Padang untuk keluar dari zona degradasi, Persita tidak ingin lengah dalam menghadapi pertandingan ini.
Pertandingan antara Semen Padang FC melawan Persita Tangerang dijadwalkan berlangsung pada Minggu (8/2/2026) pukul 15.30 WIB di Stadion Haji Agus Salim. Duel ini menjadi ujian penting bagi Persita untuk kembali meraih poin dan mengantisipasi kebangkitan Semen Padang di kandang sendiri.
Ikuti Ihram.co.id
