— Pemain Manchester United, Senne Lammens, mengungkapkan kekecewaan mendalam atas kekalahan timnya dari Newcastle United dengan skor 2-1 pada Rabu (4/3/2026). Menurut Lammens, kekalahan tersebut merupakan akibat dari “hari yang buruk secara kolektif” yang dialami seluruh pemain, dan ia menekankan pentingnya pelajaran yang harus dipetik dari pertandingan tersebut.

Kekalahan ini mengakhiri rekor 11 pertandingan tanpa kalah Manchester United di Liga Primer Inggris pada tahun 2026. Gol kemenangan Newcastle dicetak oleh Will Osula pada menit ke-90, yang mengubur harapan United untuk melanjutkan tren positif mereka.

“Ya, ini adalah kekecewaan yang sangat besar, menurut saya,” ujar Lammens, menggemakan sentimen manajer Michael Carrick yang juga menyatakan kekecewaannya atas malam yang tidak menyenangkan di Tyneside. “Kami tahu ini akan sulit hari ini, terutama saat bermain tandang, dan manajer telah memperingatkan kami.”

Lammens mengakui bahwa timnya tidak tampil pada performa terbaiknya di babak pertama. Namun, ia merasa ada harapan setelah mencetak gol di menit-menit akhir sebelum jeda. “Saya pikir, di babak pertama, kami tidak dalam kondisi terbaik kami tetapi kemudian, menjelang turun minum, dengan perasaan yang cukup baik setelah mencetak gol di menit terakhir. Melawan 10 pemain, kami memiliki perasaan yang cukup baik,” tambahnya.

Meskipun Newcastle harus bermain dengan sepuluh pemain setelah Jacob Ramsey diusir keluar lapangan pada menit akhir babak pertama, Manchester United gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain tersebut. Anthony Gordon sempat membawa Newcastle unggul melalui penalti pada menit ke-26, namun Casemiro berhasil menyamakan kedudukan melalui sundulan pada menit kesembilan tambahan waktu babak pertama, memanfaatkan umpan tendangan bebas dari Bruno Fernandes.

Perlu Peningkatan Fisik dan Intensitas

Lammens menyoroti kurangnya intensitas dan fisik yang ditunjukkan oleh timnya di babak kedua. “Fisik, usaha: Rasanya kami tidak memberikan cukup, tidak sama seperti yang mereka lakukan, dan itu selalu akan menjadi hal yang sulit, terutama dengan dukungan para penggemar mereka,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa tampil buruk secara kolektif bukanlah hal yang bisa diterima di liga seketat Liga Primer Inggris, terutama melawan tim seperti Newcastle.

“Anda bisa saja mengalami hari yang buruk, tentu saja, tetapi ini adalah hari yang buruk secara kolektif dan itu tidak benar-benar mungkin di liga ini, tidak melawan tim-tim ini,” tegas Lammens.

Manajer Michael Carrick juga menyuarakan kekecewaannya, mengakui bahwa timnya tidak bermain cukup baik. “Kami tidak senang dengan cara kami bermain malam ini. Cara pertandingan berjalan, itu sebagian besar ada di tangan kami. Tapi pujian untuk Newcastle. Dengan cara mereka mendekatinya, kami tahu itu akan sulit,” kata Carrick. Ia menambahkan, “Kami tidak cukup baik malam ini. Kami tidak bisa membuat alasan untuk itu.”.

Fokus pada Laga Berikutnya

Setelah kekalahan ini, Manchester United akan menghadapi jeda selama 11 hari sebelum pertandingan liga berikutnya. Pertandingan tersebut akan menjadi sangat penting dalam persaingan memperebutkan tiket Liga Champions UEFA, di mana mereka akan menjamu Aston Villa yang saat ini berada di peringkat keempat klasemen.

Lammens menekankan perlunya tim untuk segera bangkit dan fokus pada pertandingan mendatang. “Hari ini, ini akan menjadi perasaan yang sangat mengecewakan tetapi, seperti yang Anda katakan, kami memiliki beberapa hari dan saya pikir berminggu-minggu, di mana kami perlu berkumpul dan memikirkan cara bereaksi,” katanya.

Ia menambahkan bahwa persiapan akan dimulai segera. “Mulai besok, akan seperti ini: latihan, menjaga intensitas bersama, sehingga kami dapat tampil maksimal dalam pertandingan dan bereaksi di pertandingan berikutnya,” pungkas Lammens.

Kekalahan dari Newcastle ini membuat Manchester United tertahan di posisi ketiga klasemen Liga Primer Inggris, terpaut sembilan poin dari Manchester City yang ditahan imbang 2-2 oleh Nottingham Forest, dan terpaut poin yang sama dengan Aston Villa yang juga kalah 4-1 dari Chelsea.