Sony Pictures Animation resmi mengembangkan film animasi terbaru yang mengangkat karakter Marvel populer, Venom. Proyek ini menjadi langkah lanjutan Sony dalam memperluas semesta karakter symbiote ke layar lebar setelah kesuksesan trilogi film live-action sebelumnya.
Laporan mengenai pengembangan film tersebut pertama kali diungkap oleh The Hollywood Reporter, yang menyebut proyek masih berada pada tahap awal produksi.
Film animasi Venom akan disutradarai oleh duo pembuat film Adam B. Stein dan Zach Lipovsky, yang sebelumnya dikenal lewat proyek film horor Final Destination Bloodlines. Penunjukan keduanya menunjukkan Sony berupaya menghadirkan pendekatan visual dan narasi baru bagi karakter Venom melalui format animasi.
Sony dilaporkan telah membuka ruang penulis atau writers room untuk merancang alur cerita film. Namun hingga kini, detail plot, konsep visual, maupun jadwal produksi masih dirahasiakan.
Tom Hardy Berpotensi Terlibat
Aktor Tom Hardy disebut berpotensi terlibat dalam proyek ini, meski belum ada kepastian mengenai perannya. Hardy bisa saja kembali mengisi suara karakter Venom atau terlibat sebagai produser, setelah sebelumnya memerankan jurnalis Eddie Brock dalam tiga film live-action Sony.
Eddie Brock merupakan karakter manusia yang menjadi inang bagi symbiote alien Venom. Hubungan keduanya menghasilkan sosok antihero dengan kekuatan super sekaligus konflik psikologis yang kompleks.
Karakter Venom dan Perkembangannya
Venom pertama kali diciptakan oleh penulis David Michelinie dan ilustrator Todd McFarlane, serta debut dalam komik The Amazing Spider-Man edisi ke-300 pada Mei 1988.
Awalnya, Venom diperkenalkan sebagai musuh utama Spider-Man. Namun seiring waktu, karakter ini berkembang menjadi antihero dengan latar belakang dan motivasi yang lebih kompleks. Pendekatan tersebut juga diadaptasi dalam versi film live-action Sony yang menampilkan sisi protagonis Venom.
Sony sebelumnya merilis tiga film live-action Venom, yakni Venom, Venom: Let There Be Carnage, dan Venom: The Last Dance. Ketiga film tersebut secara kolektif meraih pendapatan hampir 2 miliar dolar AS (sekitar Rp31,2 triliun) di box office global.
Capaian tersebut memperkuat posisi Venom sebagai salah satu karakter paling sukses dalam semesta Marvel versi Sony dan menjadi alasan utama studio terus mengembangkan franchise tersebut.
Selain itu, keterlibatan Sony Pictures Animation turut meningkatkan ekspektasi publik. Studio ini sebelumnya meraih kesuksesan besar lewat film animasi Spider-Verse, yang dikenal dengan kualitas visual inovatif serta pendekatan cerita yang kuat.
Tahap Pengembangan Awal
Saat ini film animasi Venom masih berada dalam tahap pengembangan awal. Informasi terkait jajaran pengisi suara, konsep cerita, serta jadwal rilis belum diumumkan secara resmi.
Meski demikian, proyek ini diperkirakan menjadi bagian penting dari ekspansi semesta karakter Marvel versi Sony di layar lebar, sekaligus membuka babak baru bagi karakter symbiote tersebut dalam format animasi.
Ikuti Ihram.co.id
