Ihram.co.id — Southampton akan menjamu Sheffield United dalam laga krusial Liga Championship yang dijadwalkan berlangsung di St Mary’s Stadium pada Kamis dini hari, 22 Januari 2026, pukul 02.45 WIB. Pertandingan ini mempertemukan dua tim yang tengah berjuang keras di papan bawah klasemen, dengan keduanya berusaha keras untuk memutus rentetan hasil buruk dan menjauh dari zona degradasi.
Saat ini, Southampton berada di posisi ke-16 klasemen dengan koleksi 33 poin dari 27 pertandingan, sementara Sheffield United menempati peringkat ke-17 dengan 32 poin dari 26 laga. Selisih poin yang tipis ini menjadikan pertemuan mereka sangat penting dalam upaya memperbaiki posisi di liga.
Badai Cedera dan Suspensi Bayangi Kedua Tim
Kedua tim menghadapi pertandingan ini dengan sejumlah masalah cedera dan suspensi yang signifikan. Southampton, di bawah asuhan pelatih interim Tonda Eckert yang baru saja diangkat permanen bulan lalu, dilaporkan akan tampil tanpa beberapa pemain kunci.
Cam Bragg diragukan tampil karena protokol gegar otak setelah insiden di Piala FA. Mads Roerslev (cedera lutut), Shea Charles (cedera hamstring), dan Samuel Edozie (cedera hamstring) diperkirakan baru akan kembali pada akhir Januari 2026. Welington yang mengalami cedera pergelangan kaki pada awal Januari juga masih dalam tahap pemulihan.
Di kubu Sheffield United, situasi tidak kalah pelik. Mereka harus kehilangan kapten tim, Japhet Tanganga, dan Djibril Soumare, yang keduanya diganjar kartu merah pada pertandingan liga terakhir melawan Charlton Athletic dan akan menjalani skorsing tiga pertandingan.
Gelandang Jairo Riedewald juga harus menepi “beberapa minggu” karena cedera hamstring yang dialami sehari sebelum pertandingan Charlton. Selain itu, Tyler Bindon diragukan karena sakit, dan Sam McCallum juga berpotensi absen.
Performa Terkini yang Mengkhawatirkan
Southampton memasuki pertandingan ini dengan rekor tanpa kemenangan dalam tujuh pertandingan liga terakhir mereka, termasuk kekalahan 1-2 di kandang dari Hull City pada laga terakhir.
Sejak peningkatan awal di bawah Tonda Eckert, tim berjuluk The Saints ini hanya mampu meraih tiga hasil imbang dan empat kekalahan, dengan hanya mencetak lima gol dan kebobolan 12 gol dalam periode tersebut. Eckert sendiri telah menjanjikan “perubahan” dalam skuadnya untuk pertandingan melawan Sheffield United.
Sementara itu, Sheffield United, meskipun menunjukkan kebangkitan di bawah pelatih Chris Wilder dengan tiga kemenangan dari lima pertandingan liga terakhir mereka, datang ke St Mary’s setelah kekalahan 0-1 dari Charlton Athletic yang diwarnai dua kartu merah. Wilder mengakui bahwa skuadnya “meregang” akibat kombinasi skorsing, cedera, dan penyakit. Namun, ia juga memuji semangat juang timnya yang “luar biasa” meskipun bermain dengan sembilan orang di pertandingan sebelumnya.
Dominasi Historis Southampton
Meskipun performa terkini kedua tim kurang meyakinkan, sejarah pertemuan menunjukkan dominasi Southampton atas Sheffield United. The Saints telah memenangkan enam pertemuan terakhir mereka di semua kompetisi melawan Blades, sebuah rekor yang membentang sejak tahun 2019.
Pertemuan terakhir pada 30 September 2025 di kandang Sheffield United berakhir dengan kemenangan 2-1 untuk Southampton. Secara keseluruhan, dari 60 pertemuan, Sheffield United unggul tipis dengan 25 kemenangan berbanding 22 kemenangan Southampton, dan 13 pertandingan berakhir imbang.
Penyerang Southampton, Adam Armstrong, menjadi salah satu harapan utama dengan 11 golnya di Championship musim ini. Di sisi lain, Sheffield United memiliki Patrick Bamford yang sedang on-fire, dinobatkan sebagai Championship Player of the Month untuk Desember dan telah mencetak lima gol dalam 11 penampilan liga.
Kehadiran Bamford yang fit dan siap bertanding akan menjadi ancaman serius bagi pertahanan Southampton yang telah kebobolan 40 gol musim ini, jumlah tertinggi kedua di liga setelah Sheffield Wednesday.
Prediksi dan Harapan Kedua Kubu
Michael Brown, ikon Sheffield United, berharap mantan klubnya bisa memanfaatkan kondisi Southampton yang sedang tidak stabil. “Performa tandang masih perlu ditingkatkan, saya pikir Chris (Wilder) akan jujur tentang itu,” kata Brown kepada Mirror Football. “Dia berusaha membuat mereka lebih sulit dikalahkan; berusaha menjadi sedikit lebih tangguh. Pertandingan ini… Ini adalah keharusan. Di sinilah musim akan berubah. Anda harus pulang dengan poin sebanyak mungkin.”
Beberapa prediksi mengindikasikan pertandingan ini akan berlangsung ketat dengan potensi banyak gol. Sportytrader memprediksi skor “Over 2.5 Goals” dengan probabilitas 56% dan Southampton memiliki probabilitas menang 51.8%. Sports Mole juga memprediksi kemenangan tipis 1-2 untuk Sheffield United, meskipun menyadari bahwa kartu merah di laga sebelumnya mungkin memengaruhi hasil. Hasil imbang 0-0 di kandang melawan Millwall dan kekalahan telak 0-4 dari Middlesbrough menunjukkan inkonsistensi Southampton yang perlu diatasi.
Dengan posisi kedua tim yang sama-sama genting, duel di St Mary’s ini tidak hanya memperebutkan tiga poin, tetapi juga momentum penting untuk keluar dari keterpurukan. Southampton akan berusaha keras memanfaatkan rekor kandang mereka yang lebih baik (lima kemenangan, lima imbang, tiga kekalahan di kandang), sementara Sheffield United akan berupaya keras untuk meraih kemenangan tandang pertama mereka musim ini, mengingat mereka adalah satu dari hanya dua tim di Championship yang belum mencatat hasil imbang di laga tandang.
Ikuti Ihram.co.id
