Ihram.co.id — Frustrasi dan ketegangan mewarnai akhir masa jabatan Ruben Amorim sebagai pelatih Manchester United, terutama terkait perlakuannya terhadap talenta muda akademi, Kobbie Mainoo. Sejumlah staf klub dilaporkan merasa geram atas minimnya kepercayaan yang diberikan Amorim kepada Mainoo, yang dinilai sebagai aset berharga bagi klub.
Situasi ini terungkap seiring dengan performa impresif Mainoo di bawah kepelatihan sementara Michael Carrick. Setelah hampir tidak mendapat kesempatan bermain di bawah Amorim, gelandang berusia 20 tahun itu kini menjadi tulang punggung lini tengah United, berkontribusi pada rentetan empat kemenangan beruntun yang mengangkat moral tim.
Ketidakpercayaan Amorim Terhadap Kobbie Mainoo
Selama masa kepelatihan Amorim, Kobbie Mainoo kesulitan menembus tim utama. Ia tercatat tidak pernah menjadi starter di Premier League musim ini, dan hanya mengumpulkan total 221 menit bermain dalam 11 penampilan sebagai pengganti. Situasi ini menimbulkan kebingungan di kalangan penggemar dan staf klub, mengingat rekam jejak Mainoo yang menjanjikan, termasuk penampilannya untuk tim nasional Inggris.
Laporan menyebut Mainoo sempat meminta dipinjamkan pada Januari demi menit bermain, namun ditolak klub. Ketidakpercayaan Amorim terhadapnya memicu kekecewaan suporter dan ketegangan internal. BBC Sport melaporkan bahwa staf klub merasa frustrasi secara diam-diam melihat potensi besar Mainoo diabaikan begitu saja oleh sang pelatih.
Reaksi Keras dari Pakar Sepak Bola
Performa gemilang Mainoo di bawah Carrick telah menarik perhatian banyak pihak, termasuk mantan pemain dan pundit sepak bola. Ian Wright, mantan penyerang Arsenal dan timnas Inggris, secara terbuka menyatakan bahwa situasi Mainoo di bawah Amorim seharusnya membuat sang pelatih merasa “sangat memalukan”.
“Semua orang bingung dengan apa yang terjadi di bawah Ruben Amorim,” ujar Wright, dilansir dari Goal.com.
“Ketika Anda melihatnya [Mainoo], seseorang yang tidak bermain, masuk ke tim Manchester United yang sedang tidak dalam performa bagus. Bermain di lini tengah yang menjadi sorotan… hanya soal kualitas. Kobbie adalah pemain yang sangat, sangat bagus. Saya senang kita melihatnya sekarang. Saya pikir ini sangat memalukan bagi Ruben Amorim, sejujurnya. Karena apa yang kita lihat sekarang adalah produk akademi Manchester United yang tidak diberi kesempatan bermain dan hampir saja meninggalkan klub.”
Masa Depan Cerah Mainoo di Old Trafford
Dengan performanya yang menawan, masa depan Kobbie Mainoo di Manchester United kini terlihat cerah. Laporan menyebutkan bahwa ia bahkan berpotensi menandatangani kontrak baru sebelum akhir musim, mengakhiri spekulasi mengenai masa depannya.
Kesabaran dan kepercayaan yang kini diberikan oleh staf pelatih diharapkan dapat memaksimalkan potensi Mainoo untuk menjadi salah satu pemain kunci Manchester United di masa mendatang.
Sebelumnya, ada insiden “adu mulut” antara Kobbie Mainoo dan Ruben Amorim di Carrington menjelang akhir musim lalu. Hal ini mungkin menjelaskan mengapa Mainoo minim menit bermain di bawah Amorim. Saudara Mainoo bahkan sempat mengenakan kaus bertuliskan “Free Kobbie Mainoo” sebagai bentuk protes atas situasi sang pemain.
Ikuti Ihram.co.id
