— Layvin Kurzawa, menjalani musim terakhirnya sebelum ke Indonesia dengan catatan menit bermain yang sangat terbatas dan rentetan cedera yang menghambat kontribusinya di klub terakhirnya.

Data statistik musim 2023/24 dan 2024/25 menunjukkan bahwa Kurzawa jarang tampil penuh di lapangan, sebuah faktor penting yang perlu diperhatikan dalam evaluasi potensinya bersama Persib Bandung.

Statistik Musim Terakhir

Menurut data Transfermarkt, dalam musim 2023/24 dan lanjutan musim 2024/25 saat berseragam Boavista, Kurzawa hanya tampil dalam jumlah pertandingan yang terbatas dengan akumulasi menit bermain yang rendah sebelum statusnya menjadi tanpa klub pada 1 Juli 2025.

Analisis Menit Bermain

  • Pada musim 2024/25 bersama Boavista di Liga Portugal, Kurzawa hanya tampil 4 kali dengan total sekitar 170 menit bermain, termasuk beberapa penampilan sebagai pemain pengganti dan sejumlah pertandingan yang ia jalani hanya sebagian kecil dari durasi penuh pertandingan.
  • Data lengkap Transfermarkt menunjukkan bahwa statistik musim 2023/24 Kurzawa juga jauh dari angka yang tinggi jika dibandingkan dengan musim puncak kariernya.

Faktor Cedera

Faktor yang secara signifikan membatasi menit bermain Kurzawa adalah riwayat cedera berkepanjangan.

Berdasarkan riwayat medis yang tercatat di Transfermarkt, Kurzawa sempat mengalami cedera otot yang berulang pada musim 2024/25, serta berbagai cedera serius sebelumnya yang membuatnya absen dalam durasi panjang, seperti ligamen robek dan cedera lutut di musim sebelumnya.

Implikasi untuk Persib

Catatan statistik ini menjadi konteks penting menjelang pengumuman resmi bergabungnya Kurzawa dengan Persib Bandung.

Menit bermain minim dan riwayat cedera menempatkan tekanan pada manajemen dan tim medis Persib dalam merencanakan adaptasi sang pemain, rotasi lini belakang, dan pengelolaan beban latihan selama kompetisi Liga 1.

Faktanya, usia Kurzawa yang telah memasuki kepala tiga juga menjadi pertimbangan dalam ekspektasi kontribusinya secara konsisten sepanjang musim kompetitif.