— Pelatih Barito Putera, Stefano Cugurra atau yang akrab disapa Teco, menilai peluang timnya untuk meraih kemenangan saat bertandang ke markas PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada Sabtu (31/1/2026), sangat berimbang. Teco memprediksi pertandingan pekan ke-18 Liga 2 Championship 2025/2026 ini akan berlangsung ketat dengan peluang yang sama besar bagi kedua tim, yaitu 50:50.

Pernyataan ini disampaikan Teco dalam sesi jumpa pers di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada Jumat (30/1/2026). Ia menekankan bahwa setiap pertandingan dimulai dari skor kacamata dan kekuatan kedua tim dinilai setara, mengingat persaingan yang sangat ketat di papan atas klasemen Grup Timur. “Saya pikir semua pertandingan mulai 0-0, terus chance 50 banding 50. Kenapa? Pertandingan mulai 0-0 dan saya pikir kedua tim bagus. Di liga poin sangat dekat dan semua tim punya peluang,” ujar Teco.

Kondisi Tim dan Evaluasi

Meskipun optimistis, Teco mengakui bahwa Barito Putera baru saja mengalami kekalahan tipis 0-1 dari Persiba Balikpapan pada pekan sebelumnya. Kekalahan tersebut menjadi bahan evaluasi bagi timnya untuk memperbaiki performa. “Kita dapat hasil yang kurang bagus. Di babak pertama mereka mungkin hanya satu kali menendang ke gawang kita, tapi bisa cetak gol. Setelah itu kita coba menyerang, tapi mereka bertahan sangat dalam dengan fighting spirit yang bagus, itu membuat kita kesulitan mencetak gol,” ungkap Teco usai pertandingan tersebut.

Teco menambahkan bahwa kerja sama tim dan chemistry antar lini, baik depan maupun tengah, perlu terus ditingkatkan. Ia juga menegaskan bahwa setiap momentum dalam pertandingan akan selalu dievaluasi untuk menemukan area yang perlu diperbaiki. “Kerjasama tim hari ini sangat bagus pada pertandingan malam hari ini. Chemistry lini depan dan tengah kita juga sudah cukup bagus,” tuturnya, meskipun mengakui adanya momentum yang kurang baik dalam pertandingan sebelumnya.

PSS Sleman Hadapi Kendala Pemain

Di sisi lain, PSS Sleman juga menghadapi tantangan jelang laga ini. Bek muda andalan mereka, Fadhilah Tegar Nur Aziz, dipastikan absen karena cedera. Cedera tersebut didapat Aziz saat sesi latihan resmi jelang pertandingan melawan Persipura Jayapura pada Sabtu (24/1/2026).

Direktur Teknis PSS Sleman, Pieter Huistra, menjelaskan bahwa cedera Aziz tergolong serius dan membutuhkan waktu pemulihan sekitar dua hingga tiga minggu. “Cedera itu akibat kecelakaan yang tidak disengaja saat latihan resmi. Dia bertabrakan dengan alat penyiram air di sisi lapangan hingga mengalami luka di tulang kering. Kondisinya cukup serius sehingga membutuhkan perawatan di rumah sakit dan waktu pemulihan,” ujar Huistra.

Meskipun kehilangan Aziz, tim pelatih PSS Sleman telah menyiapkan pemain muda lain untuk mengisi pos yang ditinggalkan. “Menit bermain Aziz lumayan banyak di beberapa pertandingan terakhir. Saatnya Saiful atau Figo untuk mengambil peran tersebut. Secara umum penampilan pemain muda sampai saat ini membuat saya terkesan,” jelas Huistra.

Persaingan Puncak Klasemen

Pertandingan antara PSS Sleman dan Barito Putera ini memiliki arti penting dalam perebutan puncak klasemen Grup Timur Pegadaian Championship 2025/2026. Saat ini, Barito Putera memimpin klasemen dengan 36 poin, diikuti PSS Sleman di posisi kedua dengan 35 poin, dan Persipura Jayapura di peringkat ketiga dengan 34 poin.

Kemenangan dalam laga ini dapat membawa PSS Sleman merangsek ke puncak klasemen, sementara Barito Putera berupaya menjaga jarak dari para pesaingnya. Pertemuan kedua tim di putaran pertama sebelumnya berakhir imbang 1-1.

Secara statistik, PSS Sleman dikenal sebagai tim paling produktif di Grup Timur dengan 33 gol, sementara Barito Putera memiliki pertahanan terkuat dengan hanya kebobolan 6 gol dari 17 pertandingan.