Ihram.co.id — Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, memaparkan pertimbangan PSSI dalam memilih Kurniawan Dwi Yulianto sebagai pelatih Timnas Indonesia U-17. Keputusan ini diambil setelah Nova Arianto dipromosikan untuk menangani Timnas Indonesia U-20.
Nova Arianto sebelumnya memimpin Timnas Indonesia U-17 dalam dua laga uji coba melawan Tiongkok pada 8 dan 11 Februari 2026. Setelah agenda tersebut selesai, posisi pelatih akan sepenuhnya dipegang oleh Kurniawan Dwi Yulianto.
Sumardji memastikan Kurniawan tidak akan bekerja sendiri. Ia akan didampingi oleh Dwi Priyo Utomo, yang telah menjadi bagian dari staf kepelatihan Timnas Indonesia U-17 sejak Februari 2024. “Jadi Kurniawan itu dibantu sama coach Dwi Priyo. Itu akan membawa Timnas Indonesia U-17,” ujar Sumardji kepada wartawan, Jumat (13/2/2026).
Rekam Jejak dan Pengalaman Internasional Menjadi Kunci
Keputusan menunjuk Kurniawan Dwi Yulianto didasarkan pada rekam jejak dan pengalaman yang dimilikinya. Faktor pengalaman internasional serta kiprah di level klub menjadi pertimbangan utama PSSI. “Kami mempertimbangkan, satu, pengalaman, pengalaman internasional, pengalaman juga di klub, dan coach Kurniawan sudah terbiasa ikut di kami,” tegas Sumardji.
Karier Kurniawan Dwi Yulianto sebagai pelatih cukup beragam. Ia pernah menangani Sabah FC di Malaysia, menjadi asisten pelatih Como 1907 di Italia, serta terlibat dalam tim kepelatihan Timnas Indonesia di berbagai kelompok usia. “Di beberapa event, baik itu Piala AFF dan yang lain, SEA Games hingga Asian Games, sehingga kami pikir coach Kurniawan cukup mampu untuk membawa Timnas Indonesia U-17,” imbuh Sumardji.
Sebelumnya, Nova Arianto menjabat sebagai pelatih Timnas Indonesia U-17. Namun, ia dipromosikan ke Timnas Indonesia U-20. “Coach Nova sebenarnya juga sifatnya hanya sementara. Hanya untuk pertandingan ini. Berikutnya dipegang coach Kurniawan,” kata Sumardji.
Target Lolos ke Piala Dunia U-17
Penunjukan Kurniawan Dwi Yulianto sebagai pelatih Timnas Indonesia U-17 juga dibarengi dengan target ambisius, yaitu lolos ke Piala Dunia U-17 2026. Timnas Indonesia U-17 sendiri telah memastikan tiket ke putaran final Piala Asia U-17 2026 setelah berhasil menembus babak perempat final pada edisi 2025.
Piala Asia U-17 2026 dijadwalkan berlangsung di Arab Saudi pada 30 April hingga 17 Mei 2026. Hasil undian fase grup yang telah dilaksanakan pada Kamis (12/2/2026) menempatkan Indonesia di Grup B bersama Jepang, Tiongkok, dan Qatar. Ketiga negara tersebut merupakan tim kuat dengan rekam jejak juara di ajang ini, menjadikan Indonesia berada dalam grup yang disebut “grup neraka”.
Jepang tercatat sebagai tim tersukses dengan empat gelar juara, sementara Tiongkok pernah meraih dua gelar, dan Qatar satu gelar. Dengan demikian, tantangan berat menanti Kurniawan Dwi Yulianto beserta timnya untuk dapat berprestasi di kancah internasional dan mewujudkan target lolos ke Piala Dunia U-17.
Karier Kurniawan Dwi Yulianto
Kurniawan Dwi Yulianto memiliki karier sepak bola yang panjang, baik sebagai pemain maupun pelatih. Setelah pensiun dari karier pemain profesional, ia merambah dunia kepelatihan. Ia pernah menjadi asisten pelatih di berbagai tingkatan tim nasional Indonesia, termasuk Timnas Indonesia U-23 dan Timnas Indonesia senior. Pengalamannya di kancah internasional juga terasah ketika ia sempat menjadi asisten pelatih Como 1907 di Italia.
Sebelum dipercaya menukangi Timnas Indonesia U-17, Kurniawan juga sempat menjadi asisten pelatih Indra Sjafri di Timnas Indonesia U-23 untuk SEA Games 2025. Ia juga pernah menangani klub Sabah FC di Malaysia. Dengan latar belakang yang kuat ini, PSSI meyakini Kurniawan Dwi Yulianto mampu membawa Timnas Indonesia U-17 meraih prestasi.
Ikuti Ihram.co.id
