— Sunderland akan menjamu Fulham dalam lanjutan pekan ke-27 Liga Inggris musim 2025/2026. Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung di Stadium of Light pada Minggu, 22 Februari 2026, pukul 21.00 WIB ini menjadi krusial bagi kedua tim yang tengah berupaya bangkit dari rentetan hasil negatif.

Sunderland, yang saat ini menduduki peringkat ke-11 klasemen sementara Liga Inggris dengan 36 poin, baru saja menelan dua kekalahan beruntun di liga. Kekalahan terakhir mereka terjadi di kandang sendiri saat menjamu Liverpool dengan skor 0-1, yang sekaligus mengakhiri rekor 12 pertandingan kandang tak terkalahkan di liga. Sebelum itu, The Black Cats juga takluk 0-3 dari Arsenal. Tren ini menjadi alarm bagi tim asuhan Régis Le Bris ini untuk segera kembali ke jalur kemenangan.

Sementara itu, Fulham juga menghadapi situasi serupa. Tim berjuluk The Cottagers ini tengah dalam performa buruk setelah menelan tiga kekalahan beruntun di Liga Inggris. Kekalahan teranyar mereka adalah saat bertandang ke markas Manchester City dengan skor telak 0-3. Tiga poin menjadi incaran krusial bagi kedua tim untuk memperbaiki posisi di tabel klasemen dan mengakhiri tren negatif yang membebani.

Rekor Pertemuan dan Performa Terkini

Secara rekor pertemuan head-to-head, Fulham memiliki catatan yang sedikit lebih unggul atas Sunderland. Dari 21 pertemuan sebelumnya, Fulham berhasil meraih 7 kemenangan, sementara Sunderland mengoleksi 6 kemenangan, dan 8 pertandingan berakhir imbang. Pada pertemuan pertama musim ini di pekan ke-12, Fulham berhasil memetik kemenangan tipis 1-0 atas Sunderland di Craven Cottage berkat gol tunggal Raul Jimenez.

Namun, performa terkini kedua tim menunjukkan gambaran yang berbeda. Sunderland, meskipun mengalami dua kekalahan beruntun di liga, memiliki rekor kandang yang solid. Mereka berhasil mengumpulkan 26 poin dari 39 pertandingan di Stadium of Light, menjadikannya tim dengan rekor kandang terbaik kelima di liga. Keunggulan bermain di kandang ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh Sunderland untuk meraih tiga poin.

Di sisi lain, Fulham menunjukkan performa yang mengkhawatirkan, terutama saat bermain tandang. Mereka telah menelan kekalahan dalam empat pertandingan tandang terakhirnya, dengan tiga di antaranya berakhir dengan kekalahan. Tim asuhan Marco Silva ini tercatat hanya mampu meraih tiga poin dari lima pertandingan terakhirnya di liga. Kondisi ini menjadi tantangan besar bagi Fulham untuk dapat mencuri poin di kandang Sunderland.

Analisis Tim dan Potensi Susunan Pemain

Sunderland, yang kembali ke Liga Inggris setelah delapan tahun absen, telah menunjukkan perkembangan yang cukup baik dengan menempati posisi papan tengah. Namun, dua kekalahan beruntun baru-baru ini menjadi pukulan telak. Kembalinya Granit Xhaka ke dalam skuad diharapkan dapat memberikan keseimbangan di lini tengah, meskipun statusnya sebagai starter masih diragukan. Di lini depan, Brian Brobbey menjadi andalan yang telah mencetak lima gol dan dua kali menjadi penentu kemenangan musim ini.

Fulham, di sisi lain, tengah berjuang untuk keluar dari periode sulit. Kekalahan beruntun di liga, termasuk dari Manchester United (2-3), Everton (1-2), dan Manchester City (0-3), menunjukkan adanya masalah di lini pertahanan maupun serangan. Performa Harry Wilson yang telah mencetak lima gol penentu kemenangan dan Samuel Chukwueze yang produktif dengan rata-rata satu gol atau assist setiap 91 menit akan menjadi kunci bagi Fulham untuk bangkit.

Statistik Pertandingan

Pertandingan antara Sunderland dan Fulham diprediksi akan berjalan sengit. Statistik menunjukkan bahwa empat dari enam pertandingan terakhir Sunderland di Liga Inggris menghasilkan tepat tiga gol. Sementara itu, Fulham memiliki catatan pertahanan yang rapuh di laga tandang, dengan hanya satu kali mencatat clean sheet musim ini.

Dalam hal statistik pertemuan terakhir, Fulham tercatat tidak terkalahkan dalam empat pertemuan terakhir melawan Sunderland. Namun, dengan keunggulan bermain di kandang dan tren negatif yang dialami Fulham, Sunderland memiliki peluang yang cukup baik untuk meraih kemenangan. Pertandingan ini tidak hanya menjadi ajang perebutan tiga poin, tetapi juga pembuktian bagi kedua tim untuk mengakhiri momentum buruk mereka di paruh kedua musim.