— Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, melabeli Persija Jakarta dan Malut United sebagai kontestan dengan pengeluaran finansial paling agresif di Super League 2025/2026. Pernyataan ini muncul di tengah posisi Maung Bandung sebagai juara paruh musim yang tengah menghadapi tekanan besar untuk mencatatkan hat-trick gelar juara liga.

Hodak secara terbuka menyebut bahwa investasi besar yang dilakukan klub rival menjadi tantangan utama bagi timnya di putaran kedua. Menurutnya, besarnya belanja pemain lawan secara tidak langsung menempatkan mereka sebagai pesaing terberat dalam perburuan takhta juara musim ini.

Strategi Defleksi Tekanan dan Sorotan Finansial Rival

Persib Bandung menutup putaran pertama dengan koleksi 38 poin setelah menumbangkan Persija Jakarta 1-0. Meski berada di puncak klasemen, Bojan Hodak mengakui bahwa ekspektasi publik dan pendukung sangat tinggi, sehingga ia berupaya mengalihkan beban psikologis tersebut kepada tim lawan.

“Persija Jakarta dan Malut United paling banyak mengeluarkan uang. Mereka pesaing terberat kami, Borneo FC juga. Bisa saja Dewa United memberikan kejutan, mereka juga menginvestasikan banyak uang untuk dapat pemain bagus,” ujar Hodak pada Minggu, 18 Januari 2026.

Hodak menilai tekanan adalah bagian harian bagi skuad Maung Bandung selama tiga tahun terakhir. Ia menegaskan bahwa para pemainnya sudah terbiasa bermain di bawah tuntutan tinggi dari para pendukung yang berharap Persib memenangkan setiap pertandingan.

Persaingan Papan Atas dan Ancaman Klub ‘Sultan’

Selain Persija dan Malut United, Hodak juga mewaspadai pergerakan Persebaya Surabaya yang melakukan perombakan di kursi pelatih dan komposisi pemain. Sementara itu, Dewa United Banten FC yang dijuluki sebagai klub “sultan” tetap dipandang berbahaya meskipun saat ini masih tertahan di peringkat ke-11 klasemen.

Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, mengakui bahwa kestabilan menjadi tantangan bagi klub muda seperti timnya. Ia membandingkan kondisi Dewa United dengan Persib yang memiliki sejarah panjang dan kemapanan prestasi di kompetisi sepak bola Indonesia.

“Untuk klub muda, hasil tidak selalu stabil setiap musim. (Persib) Bandung punya sejarah besar dan tentu saja kesuksesan yang sudah mereka raih. Kami adalah klub yang masih muda dan sedang berusaha mendapatkan tempat di kompetisi ini,” tutur Riekerink.

Dinamika Bursa Transfer: Perburuan Cyrus Margono

Di luar persaingan di lapangan, tensi antara Persib dan Persija juga merembet ke bursa transfer paruh musim 2025/2026. Fokus kedua tim kini tertuju pada kiper keturunan Indonesia, Cyrus Margono, setelah Persib dikabarkan gagal mendatangkan Maarten Paes yang memilih kembali ke FC Dallas untuk latihan pramusim.

Cyrus Margono saat ini berstatus bebas transfer setelah resmi berpisah dengan klub Liga Kosovo, KF Dukagjini, pada 30 November 2025. Selama membela KF Dukagjini, Cyrus mencatatkan 1.080 menit bermain dari 12 pertandingan dengan torehan empat kali clean sheet.

Persija Jakarta sebelumnya dilaporkan telah mencapai kesepakatan dengan kiper Brasil, Pedro Caracoci. Namun, status Cyrus sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) dinilai menjadi keunggulan strategis karena tidak akan memakan kuota pemain asing, baik bagi Persija maupun Persib yang tengah mencari kompetitor bagi Teja Paku Alam.

Evaluasi Internal dan Konsistensi Pilar Diaspora

Di tengah tekanan eksternal, Persib tetap mengandalkan konsistensi Eliano Reijnders yang menjadi nyawa baru di lini tengah dan belakang. Pemain yang dijuluki “Si Euwueh Kacape” oleh Bobotoh ini mencatatkan total 1.614 menit bermain di Super League dan AFC Champions League Two sepanjang putaran pertama.

“Tentu saja saya merasa bagus (di puncak klasemen), tapi masih jauh jalan yang perlu ditempuh. Kami harus tetap fokus untuk menjadi juara sesungguhnya,” kata Eliano usai latihan di Lapangan Pendamping Stadion GBLA.

Menjelang putaran kedua, Bojan Hodak memberikan perhatian khusus pada beberapa catatan evaluasi tim. Fokus utama perbaikan meliputi kegagalan eksekusi penalti serta antisipasi kebobolan di menit-menit akhir pertandingan guna mempertahankan posisi puncak klasemen hingga akhir musim.

Informasi mengenai perkembangan tim dan evaluasi performa pemain tersebut disampaikan melalui pernyataan resmi pelatih dan pemain usai sesi latihan di Bandung.