— Pertandingan pekan ke-24 Liga Inggris musim 2025/2026 akan menyajikan duel menarik antara Tottenham Hotspur melawan Manchester City di Tottenham Hotspur Stadium pada Minggu, 1 Februari 2026, pukul 23.30 WIB. Laga ini menjadi krusial bagi kedua tim dengan ambisi yang berbeda; Tottenham berupaya keluar dari tekanan di kandang sendiri, sementara Manchester City mengincar kemenangan untuk terus menempel ketat pemuncak klasemen, Arsenal.

Kedua tim datang ke pertandingan ini dengan modal positif dari ajang Liga Champions tengah pekan lalu. Tottenham berhasil mengalahkan Eintracht Frankfurt dengan skor 2-0, sementara Manchester City sukses menaklukkan Galatasaray 2-0 di kandang sendiri. Kemenangan di Eropa ini diharapkan dapat menular ke performa domestik, meskipun Tottenham masih menghadapi tantangan besar di Liga Inggris.

Tekanan Tuan Rumah di Tottenham Hotspur Stadium

Performa Tottenham Hotspur di Liga Inggris sepanjang musim 2025/2026 masih belum stabil. Dari lima pertandingan terakhir, mereka hanya mampu meraih tiga hasil imbang dan menelan dua kekalahan. Hasil imbang 2-2 melawan Burnley di laga terakhir, di mana mereka sempat tertinggal sebelum diselamatkan oleh gol Micky van de Ven dan Cristian Romero, semakin menunjukkan inkonsistensi tim. Saat ini, Tottenham tertahan di peringkat ke-14 klasemen sementara dengan raihan 28 poin.

Performa kandang Tottenham juga menjadi sorotan. Rata-rata 0,82 poin per laga di kandang menjadi yang terburuk dalam sejarah manajer Tottenham di era Liga Inggris. Meskipun kemenangan atas Eintracht Frankfurt memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka dalam tiga pertandingan terakhir di semua ajang, konsistensi di kompetisi domestik tetap menjadi pekerjaan rumah terbesar bagi pelatih Thomas Frank.

Sejumlah pemain kunci seperti Pedro Porro dan Micky van de Ven sempat absen karena cedera, meskipun Van de Ven dikabarkan berpotensi kembali dalam laga ini. Namun, Lucas Bergvall, James Maddison, Dejan Kulusevski, Mohammed Kudus, Rodrigo Bentancur, dan Ben Davies masih absen karena masalah jangka panjang.

Misi Manchester City Mengejar Puncak Klasemen

Di sisi lain, Manchester City datang dengan misi untuk menjaga momentum dan terus memberikan tekanan pada Arsenal di puncak klasemen. Kemenangan 2-0 atas Wolves di Liga Inggris mengakhiri rentetan empat laga tanpa kemenangan dan memangkas jarak dengan Arsenal menjadi empat poin. Meskipun Arsenal berpotensi kembali menjauh jika memenangkan laga mereka sehari sebelumnya, City tidak ingin kehilangan poin krusial dalam perburuan gelar.

Perjalanan City di Eropa juga berjalan mulus dengan kemenangan 2-0 atas Galatasaray di Liga Champions. Namun, kemenangan ini harus dibayar mahal dengan cedera yang menimpa beberapa pemain kunci seperti Jeremy Doku yang mengalami cedera betis. Asisten pelatih Pep Guardiola, Pepijn Lijnders, mengonfirmasi bahwa tim medis sedang bekerja keras untuk memulihkan para pemain yang cedera.

Rekor Pertemuan dan Analisis Taktik

Secara keseluruhan, Tottenham dan Manchester City telah bertemu sebanyak 175 kali di semua kompetisi dengan catatan yang cukup seimbang. Masing-masing tim meraih 69 kemenangan, sementara 37 laga berakhir imbang. Dalam era Premier League, Tottenham sedikit lebih unggul dengan 30 kemenangan dari 56 pertemuan.

Namun, Manchester City memiliki catatan positif dalam dua lawatan terakhir mereka ke markas Tottenham di Liga Inggris, meskipun mereka sempat kalah 0-2 dari Spurs pada pertemuan pertama musim ini.

Pertandingan ini diprediksi akan berlangsung dengan tempo tinggi, mempertemukan dua filosofi permainan yang berbeda. Tottenham akan berusaha memanfaatkan dukungan publik kandang dan kekuatan pertahanan mereka, sementara Manchester City mengandalkan kontrol permainan, efektivitas serangan, dan adaptabilitas taktik dari Pep Guardiola.

Pertarungan di lini tengah dan ketajaman penyelesaian akhir diperkirakan akan menjadi faktor penentu jalannya laga. Pertandingan ini tidak hanya penting untuk rivalitas kedua tim, tetapi juga krusial bagi arah musim mereka, di mana Tottenham butuh poin untuk menjauh dari papan bawah, sementara City berjuang menjaga tekanan pada Arsenal dalam perebutan gelar juara.