Mengawali tahun 2026, TRANS7 melakukan gebrakan di industri pertelevisian tanah air dengan meluncurkan program bertajuk Legenda Bertuah. Acara ini mencetak sejarah sebagai program televisi pertama di Indonesia yang seluruh proses produksinya memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI) realistis secara menyeluruh.

Inovasi Teknologi dalam Pelestarian Budaya

Sesuai dengan namanya, Legenda Bertuah mengangkat kekayaan legenda, dongeng, dan cerita rakyat dari berbagai penjuru Nusantara.

Program ini dijadwalkan tayang perdana di layar kaca TRANS7 pada Sabtu, 17 Januari 2026, dan akan hadir setiap Sabtu serta Minggu pukul 18.00 WIB.

Keunikan utama program ini terletak pada penggunaan teknologi AI yang mencakup seluruh tahapan produksi.

Tim kreatif TRANS7 mengurasi dan mengembangkan konten mulai dari pengembangan cerita, penulisan naskah, pengisian narasi, hingga visualisasi karakter dan latar tempat yang dikembangkan secara mendalam.

Luncurkan Legenda Bertuah

Pengalaman Menonton Sinematis

Di setiap episodenya, Legenda Bertuah akan menampilkan dua cerita legenda berbeda yang dikemas secara sinematis.

Penonton akan diajak merasakan pengalaman seperti menyaksikan film pendek bergenre fantasi dan drama dengan kualitas visual modern yang memanjakan mata.

Beberapa kisah legendaris yang siap ditampilkan dalam program ini antara lain:

  • Malin Kundang dan Sangkuriang
  • Rara Jonggrang dan Timun Mas
  • Si Pitung dan Bawang Merah Bawang Putih
  • Batu Menangis dan Keong Mas
  • Jaka Tarub, Danau Toba, hingga Legenda Gunung Merapi

Edukasi untuk Generasi Muda

Selain aspek hiburan, program ini dirancang untuk membawa pesan moral, inspirasi, serta nilai-nilai kearifan lokal. Kehadiran Legenda Bertuah diharapkan mampu menjadi media edukasi yang efektif dalam melestarikan cerita rakyat Indonesia bagi generasi muda yang sudah akrab dengan teknologi digital.

Melalui inovasi ini, TRANS7 berupaya menghadirkan tayangan yang relevan dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan akar budaya bangsa.

Visualisasi yang dihasilkan oleh AI diharapkan mampu memberikan perspektif baru dalam menikmati kekayaan literatur lisan Indonesia.