Universitas Gadjah Mada (UGM) menerapkan mekanisme seleksi khusus bagi calon mahasiswa program International Undergraduate Program (IUP) tahun 2026 yang berbeda dengan jalur reguler. Sekretaris Direktorat Pendidikan dan Pengajaran (DPP) UGM, Dr. Sigit Priyanta, S.Si., M.Kom., menyatakan bahwa proses seleksi ini melibatkan tahapan yang lebih kompleks dibandingkan Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) atau Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).
Calon mahasiswa program IUP diwajibkan mengikuti serangkaian tes yang mencakup uji kemampuan bahasa Inggris dan tes potensi akademik. Selain itu, terdapat tahapan seleksi tambahan berupa wawancara hingga focus group discussion (FGD).
“Bagi yang telah memenuhi syarat, maka dapat otomatis lolos dari seleksi kemampuan bahasa inggris dan tidak,” kata Sigit mengutip informasi dari laman resmi UGM, Senin (9/2/2026).
Mekanisme Seleksi dan Persyaratan IUP
UGM menyediakan kuota sebanyak 1.000 kursi untuk program kelas internasional pada tahun ini. Jalur pendaftaran IUP telah dibuka sejak 20 Januari 2026 dan dijadwalkan akan ditutup pada 19 Februari 2026 mendatang.
Sebanyak 31 program studi (prodi) tersedia untuk dipilih melalui jalur ini. Sigit menyebut IUP sebagai program unggulan yang disiapkan untuk membekali mahasiswa menuju jenjang berskala global melalui kerja sama mitra internasional, riset, hingga kegiatan international exposure.
Proses seleksi IUP memiliki parameter penilaian yang berbeda dengan jalur reguler. Fokus utama seleksi ini adalah memastikan calon mahasiswa memiliki kualifikasi akademik dan kemampuan bahasa yang sesuai dengan standar internasional yang ditetapkan kampus.
Perbandingan Kuota Jalur Reguler
Secara keseluruhan, UGM menerima sekitar 10.000 mahasiswa baru untuk program sarjana dan terapan pada SNPMB 2026. “Kalo total, calon mahasiswa baru yang diterima untuk program sarjana dan terapan sekitar 10 ribu mahasiswa,” tutur Sigit.
Pembagian kuota untuk jalur reguler mengikuti ketentuan panitia seleksi nasional, yakni 30 persen untuk SNBP, 30 persen untuk SNBT, dan 40 persen untuk jalur mandiri. Saat ini, pihak kampus masih menggunakan persentase kuota tahun lalu sembari memproses permintaan data jumlah kuota di masing-masing jalur.
Penyaringan mahasiswa untuk jalur di luar IUP tetap dilakukan melalui tiga pintu utama, yaitu seleksi berbasis prestasi, seleksi berbasis tes, serta ujian mandiri yang dikelola oleh internal universitas.
Langkah Pengecekan Daya Tampung
Daya tampung resmi UGM per program studi untuk jalur SNBP maupun SNBT saat ini dapat dipantau melalui laman resmi SNPMB. Calon mahasiswa diminta melakukan pengecekan secara berkala untuk mendapatkan data terbaru.
Berdasarkan panduan teknis, berikut adalah langkah untuk mengecek kuota prodi:
- Mengakses situs resmi di alamat https://snpmb.bppp.kemdikbud.go.id
- Memilih menu “SNBP” atau “SNBT” pada halaman utama
- Mengeklik opsi “Daya Tampung”
- Memilih perguruan tinggi negeri yang dituju
- Mengeklik “Lihat Prodi” untuk menampilkan rincian angka daya tampung
Informasi mengenai daya tampung juga akan dipublikasikan melalui website resmi UGM dan kanal media sosial kampus seiring dengan berjalannya tahapan seleksi.
Ikuti Ihram.co.id
