Xiaomi resmi merilis pembaruan perangkat lunak penting untuk sejumlah perangkat flagship mereka.
Update terbaru ini ditujukan untuk mengatasi berbagai masalah krusial yang sebelumnya dikeluhkan pengguna, mulai dari gangguan kamera hingga kendala aplikasi populer. Informasi tersebut terungkap dalam laporan mingguan pengembangan HyperOS yang dirilis Xiaomi.
Pembaruan ini mencakup lima perangkat flagship, yakni Xiaomi 15T, Xiaomi 15, Xiaomi 14T, Xiaomi Pad 7, dan Xiaomi Pad 7 Pro. Xiaomi menyebut sejumlah bug tersebut masuk dalam kategori “Major Priority” karena berdampak langsung pada pengalaman penggunaan harian.
Baca Juga: Tutup Kesenjangan, Update Terbaru Xiaomi HyperOS Global Kini Sekencang China ROM
Masalah Kamera hingga Aplikasi Streaming Akhirnya Terselesaikan
Salah satu perbaikan paling disorot hadir pada Xiaomi 15, yang sebelumnya dilaporkan mengalami penurunan kualitas foto dari kamera belakang secara tidak konsisten. Melalui update terbaru, Xiaomi mengklaim masalah kejernihan foto tersebut telah diperbaiki sehingga performa kamera kembali stabil.
Di sisi lain, Xiaomi 15T juga menerima perbaikan terkait tampilan aplikasi pihak ketiga yang sebelumnya tidak muncul secara normal di layar. Bug tersebut kerap mengganggu aktivitas multitasking pengguna, terutama pada aplikasi produktivitas dan hiburan.
Untuk lini tablet, Xiaomi Pad 7 mendapatkan perbaikan pada antarmuka aplikasi YouTube yang sempat mengalami masalah tampilan elemen UI. Sementara itu, Xiaomi Pad 7 Pro kini diklaim telah bebas dari gangguan pemutaran video dan kendala antarmuka pada aplikasi Netflix yang sebelumnya banyak dilaporkan pengguna.
Adapun Xiaomi 14T menerima pembaruan yang memperbaiki masalah pada Mi Browser, khususnya kegagalan pengalihan tautan ke Google Maps yang selama ini menyulitkan navigasi pengguna.
Distribusi Update Bertahap Sesuai Wilayah
Xiaomi menegaskan bahwa distribusi pembaruan dilakukan secara bertahap melalui sistem OTA (over-the-air). Artinya, ketersediaan update dapat berbeda tergantung wilayah dan varian perangkat yang digunakan. Beberapa perangkat, terutama tablet, diketahui memiliki jadwal rilis berbeda antara pasar global dan China.
Selain itu, Xiaomi juga mengingatkan bahwa spesifikasi perangkat di tiap wilayah bisa saja tidak sepenuhnya sama. Perbedaan regulasi, terutama terkait baterai dan desain internal, memungkinkan adanya sedikit perbedaan performa meski menggunakan nama model yang sama.
Fokus HyperOS Selanjutnya: Optimalisasi dan Stabilitas
Setelah menyelesaikan berbagai bug prioritas tinggi ini, Xiaomi diperkirakan akan mengalihkan fokus pengembangan HyperOS ke optimalisasi performa dan stabilitas daya. Sejumlah laporan menyebutkan Xiaomi kini mempercepat siklus perbaikan sebagai respons terhadap masukan pengguna di forum komunitas resmi.
Bagi pengguna yang masih mengalami kendala, termasuk masalah konektivitas HyperConnect atau lag sistem, Xiaomi menyarankan untuk melaporkan langsung melalui aplikasi Services & Feedback. Data laporan tersebut akan menjadi dasar bagi Xiaomi dalam merilis pembaruan lanjutan pada pekan-pekan berikutnya.
Dengan update ini, Xiaomi berharap dapat mengembalikan pengalaman premium yang diharapkan pengguna dari perangkat flagship mereka, sekaligus memperkuat keandalan HyperOS sebagai sistem operasi utama di ekosistem Xiaomi.
Ikuti Ihram.co.id
