Ihram.co.id — Arsenal masih bertengger di puncak klasemen Liga Inggris, namun posisi tersebut kini mulai dipertanyakan. Kekalahan dramatis 2-3 dari Manchester United di Stadion Emirates memicu diskusi luas mengenai seberapa kuat sebenarnya dominasi The Gunners musim ini.
Salah satu suara paling vokal datang dari mantan bek Manchester United, Rio Ferdinand. Ia menilai keunggulan Arsenal di papan atas bukan sepenuhnya hasil performa superior, melainkan karena rival-rival utama mereka gagal tampil konsisten sepanjang musim.
Rio Ferdinand Nilai Arsenal Diuntungkan Situasi Rival
Meski kekalahan dari Manchester United tidak menggoyahkan posisi Arsenal di puncak klasemen, Rio Ferdinand melihat kondisi tersebut sebagai pertanda peringatan. Arsenal masih unggul empat poin dari Manchester City, namun menurut Ferdinand, jarak itu belum mencerminkan dominasi sejati.
Dalam kanal YouTube pribadinya, Ferdinand secara terbuka menyebut Arsenal berada dalam posisi yang “cukup beruntung”. Ia menilai inkonsistensi para pesaing justru menjadi faktor utama yang menjaga Arsenal tetap berada di atas.
Performa Manchester City dan Liverpool Jadi Sorotan
Ferdinand kemudian membandingkan situasi Arsenal dengan kondisi rival terdekat mereka. Manchester City dinilai tengah berada dalam fase pembangunan ulang, sementara Liverpool justru mengalami penurunan performa meski telah menggelontorkan dana besar di bursa transfer.
“City belum stabil dan terlihat sedang membangun ulang tim. Liverpool sudah menghabiskan banyak uang, tapi hasil di lapangan tidak sebanding,” ungkap Ferdinand.
Menurutnya, situasi ini menciptakan ruang aman bagi Arsenal, meskipun performa mereka sendiri belum sepenuhnya meyakinkan.
Arsenal Diingatkan soal Tekanan Perebutan Gelar
Mantan bek yang mengoleksi enam gelar Liga Inggris itu mengingatkan bahwa situasi bisa berubah cepat jika jarak poin semakin menipis. Ferdinand menilai Arsenal akan berada di bawah tekanan besar jika rival mendekat dalam selisih tiga atau empat poin.
“Kalau ada tim yang benar-benar mendekat, saya akan mulai khawatir dengan Arsenal,” katanya.
Kritik dari Pendukung Sendiri
Tak hanya dari rival, kritik juga datang dari kalangan pendukung Arsenal. Joel Beya, salah satu fan yang hadir di stadion, menilai timnya gagal memaksimalkan peluang untuk menjauh di klasemen.
Ia menyoroti hasil imbang melawan Nottingham Forest dan Liverpool, serta kekalahan dari Manchester United, sebagai momen yang seharusnya bisa dimanfaatkan untuk menciptakan jarak hingga dua digit poin.
Lini Serang Arsenal Dinilai Kurang Tajam
Produktivitas gol Arsenal turut menjadi bahan diskusi. Fakta bahwa Leandro Trossard menjadi top skor klub di liga dengan lima gol dinilai sebagai indikasi minimnya ketajaman lini depan.
Rio Ferdinand menilai gaya bermain Arsenal terlalu berhati-hati dan kurang agresif dalam menuntaskan peluang. Ia menggambarkan permainan The Gunners seperti rangkaian pukulan ringan tanpa penyelesaian mematikan.
“Saya hanya melihat jab, belum ada pukulan KO,” sindirnya.
Peluang Juara Masih Terbuka
Meski melontarkan kritik, Ferdinand tetap mengakui Arsenal memiliki peluang besar untuk menjuarai Liga Inggris musim ini. Ia menilai keberhasilan menuntaskan perburuan gelar akan menjadi lompatan besar bagi tim asuhan Mikel Arteta.
Menurutnya, jika Arsenal mampu bertahan di puncak hingga akhir musim, status mereka akan naik ke level baru sebagai tim juara sejati, bukan sekadar pemimpin klasemen sementara.
Ikuti Ihram.co.id
