— Persis Solo melakukan perombakan skuad secara besar-besaran guna memperbaiki posisi di klasemen BRI Super League 2025/2026. Manajemen Laskar Sambernyawa resmi mengumumkan kedatangan gelandang serang asal Serbia, Miroslav Maricic, setelah sebelumnya mengamankan jasa pemain muda Alfriyanto Nico Saputro dengan status pinjaman dari Persija Jakarta.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi manajemen untuk memperkuat komposisi pemain lokal dan asing di putaran kedua. Sebelum Maricic, Persis Solo telah lebih dulu merekrut dua pemain asal Serbia lainnya, yakni penjaga gawang Vukasin Vranes dan pemain belakang Dusan Mijic.

Kedatangan Miroslav Maricic dan Dominasi Pemain Serbia

Miroslav Maricic didatangkan untuk mengisi pos gelandang serang dalam skema permainan Persis Solo. Pemain berusia 28 tahun tersebut sebelumnya membela FK Radnik Bijeljina, klub yang berkompetisi di Liga Premier Bosnia dan Herzegovina.

Berdasarkan data statistik, Maricic mencatatkan 11 penampilan bersama FK Radnik Bijeljina pada musim berjalan. Sementara pada musim sebelumnya di Premijer Liga Bosne i Hercegovine, ia tampil dalam 28 pertandingan dan menyumbangkan 3 gol.

Kehadiran Maricic mempertegas tren perekrutan pemain asal Serbia oleh manajemen Persis Solo pada bursa transfer musim ini. Dengan bergabungnya Maricic, kini terdapat tiga pemain asal negara Eropa Timur tersebut yang mengisi slot pemain asing di tim.

Strategi Dual-Threat: Kolaborasi Nico dan Maricic

Selain menambah kekuatan pemain asing, Persis Solo memulangkan putra daerah Alfriyanto Nico Saputro dari Persija Jakarta. Perekrutan Nico dan Maricic diproyeksikan untuk meningkatkan dinamika serangan tim yang saat ini tengah berjuang menjauh dari zona degradasi.

Manajemen mengonfirmasi bahwa status Nico di Persis Solo merupakan pemain pinjaman. Kombinasi pemain lokal potensial dan pemain asing berpengalaman ini diharapkan dapat mengubah situasi tim di sisa kompetisi liga.

Target Keluar dari Zona Degradasi

Dalam pernyataan resminya, Miroslav Maricic mengungkapkan komitmennya untuk membantu Persis Solo bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Ia menegaskan bahwa tujuan utamanya adalah membawa tim keluar dari papan bawah.

“Saya datang ke Persis Solo karena ingin mengubah situasi tim bersama para pemain lainnya. Saya optimis bisa membantu Persis Solo untuk tetap berkompetisi di liga ini,” ujar Maricic, Senin (19/1).

Maricic juga meminta seluruh anggota tim untuk mempertahankan kepercayaan diri agar dapat bersaing dengan klub-klub penghuni papan atas. Ia menyatakan kesiapannya untuk memberikan performa maksimal dalam setiap sesi latihan maupun pertandingan resmi.

Penilaian Terhadap Klub dan Suporter

Maricic menyebut Persis Solo sebagai salah satu klub terbesar di Indonesia. Menurutnya, diperlukan kerja keras dan dedikasi penuh dari seluruh elemen tim untuk menjaga posisi klub di kompetisi Super League.

“Jika ingin mengubah situasi, kita harus bekerja keras dan memberikan 100 persen di setiap latihan dan pertandingan,” jelas pemain yang baru pertama kali merumput di Indonesia tersebut.

Secara khusus, Maricic juga menyoroti peran pendukung setia Laskar Sambernyawa. Berdasarkan informasi yang ia terima, suporter di Solo dikenal sebagai salah satu yang terbaik di Indonesia.

“Saya sangat senang bergabung dengan Persis Solo. Saya mendengar banyak hal tentang Persis Solo. Dan saya ingin mengucapkan halo kepada para suporter,” pungkasnya.

Informasi mengenai pengumuman pemain baru dan aktivitas transfer tersebut disampaikan secara resmi melalui manajemen klub Persis Solo.