Xiaomi kembali mempercepat pengembangan sistem operasinya dengan memperluas program uji coba HyperOS 3.1. Hanya berselang enam hari sejak gelombang pertama beta dirilis, perusahaan asal China itu resmi membuka batch kedua yang kini mencakup dua perangkat flagship, yakni Redmi K80 Pro dan Xiaomi 14 Ultra.
Langkah ini menandai semakin matangnya basis Android 16 yang menjadi fondasi HyperOS generasi terbaru.
Perluasan beta ini terungkap melalui pengumuman rekrutmen penguji yang dirilis Xiaomi, sekaligus menepis kekhawatiran bahwa HyperOS 3.1 hanya akan terbatas pada perangkat paling anyar dalam waktu lama.
Dengan masuknya model flagship kamera dan performa tinggi, Xiaomi memberi sinyal bahwa stabilitas sistem sudah cukup siap untuk diuji secara lebih luas.
Baca Juga: Apa Saja yang Baru di Xiaomi HyperOS 3.1? Rangkuman Fitur dan Perubahannya
Redmi K80 Pro dan Xiaomi 14 Ultra Masuk Batch Kedua
Dalam batch kedua HyperOS 3.1 Beta, Redmi K80 Pro dan Xiaomi 14 Ultra menjadi sorotan utama. Redmi K80 Pro dikenal sebagai perangkat berorientasi performa, sementara Xiaomi 14 Ultra merupakan flagship fotografi yang mengandalkan sistem kamera Leica. Keduanya kini resmi bergabung dalam fase pengujian berbasis Android 16.
Kehadiran Xiaomi 14 Ultra dalam program beta terbilang penting, mengingat seri Ultra biasanya membutuhkan waktu adaptasi lebih lama karena kompleksitas algoritma kamera. Masuknya perangkat ini sejak awal tahun menunjukkan bahwa Xiaomi telah menyiapkan optimalisasi lebih dini untuk fitur kamera dan pemrosesan gambar di HyperOS 3.1.
Selain dua perangkat tersebut, HyperOS 3.1 Beta sebelumnya telah lebih dulu tersedia untuk sejumlah model generasi terbaru, termasuk lini Xiaomi 17 series dan Redmi K90 series, serta tablet Xiaomi Pad generasi terbaru. Seluruh build beta ini menggunakan penomoran versi 3.0.300 yang menandai basis HyperOS 3.1, dengan variasi minor pada setiap model sesuai tahapan pengujian.
Xiaomi menegaskan bahwa perluasan cepat ini menjadi indikator stabilitas awal Android 16 yang lebih baik dibandingkan generasi sebelumnya. Dengan fondasi sistem yang lebih matang, perusahaan dapat mempercepat adaptasi lintas perangkat tanpa menunggu fase pengujian terlalu panjang.
Fokus Optimalisasi Kamera dan Performa
Bagi pengguna Xiaomi 14 Ultra, uji coba HyperOS 3.1 menjadi krusial karena berkaitan langsung dengan performa kamera Leica. Sistem operasi baru ini diklaim membawa pemrosesan gambar yang lebih cepat, manajemen memori yang lebih efisien, serta integrasi fitur antarmuka terbaru seperti Super Island indicators yang dirancang untuk pengalaman multitasking lebih mulus.
Sementara itu, pada Redmi K80 Pro, pengujian lebih difokuskan pada stabilitas performa dan efisiensi daya. Kombinasi Android 16 dan HyperOS 3.1 diharapkan mampu meningkatkan responsivitas sistem, terutama untuk penggunaan intensif seperti gaming dan multitasking berat.
Sinyal Jadwal Rilis Stabil Lebih Dekat
Perluasan HyperOS 3.1 Beta ke perangkat flagship memberi sinyal bahwa rilis versi stabil tidak akan terlalu lama lagi. Meski Xiaomi belum mengumumkan jadwal resmi peluncuran global, langkah agresif ini mengindikasikan bahwa fase beta akan berlangsung singkat sebelum beralih ke distribusi publik secara bertahap.
Baca Juga: 25 HP Xiaomi, Redmi, dan POCO Ini Dipastikan Tak Dapat HyperOS 3.1 Berbasis Android 16
Bagi pengguna perangkat yang telah masuk daftar uji coba, Xiaomi mengimbau untuk mengikuti prosedur beta resmi dan melaporkan kendala melalui kanal umpan balik yang tersedia. Data dari pengujian ini akan menjadi penentu utama sebelum HyperOS 3.1 berbasis Android 16 digulirkan secara luas ke lebih banyak perangkat dalam ekosistem Xiaomi.
Ikuti Ihram.co.id
