Tim Nasional Indonesia akan menghadapi FIFA Series 2026 yang akan bergulir pada 27 hingga 30 Maret mendatang dengan kondisi tidak ideal. Sebanyak enam pemain andalan dipastikan absen dalam turnamen yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) tersebut. Absennya para pemain kunci ini disebabkan oleh kombinasi sanksi dari FIFA dan cedera yang dialami.

Pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman, harus memutar otak untuk meracik komposisi tim terbaiknya tanpa kehadiran enam pemain yang selama ini menjadi tulang punggung skuad Garuda. FIFA Series 2026 sendiri menjadi ajang debut resmi John Herdman sejak diperkenalkan sebagai pelatih kepala pada 13 Januari 2026.

Turnamen tersebut akan diikuti oleh empat negara dari konfederasi berbeda, yaitu Indonesia, Bulgaria, Kepulauan Solomon, dan Saint Kitts and Nevis.

Dua Pemain Absen Akibat Sanksi FIFA

Dua pemain yang dipastikan absen karena sanksi FIFA adalah Thom Haye dan Shayne Pattynama. Keduanya dijatuhi hukuman larangan bermain selama empat pertandingan oleh FIFA akibat protes keras terhadap wasit saat Timnas Indonesia melawan Irak dalam kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada Oktober 2025.

Sanksi ini juga disertai dengan denda sebesar 5.000 franc Swiss atau setara dengan Rp108-109 juta. Akibat hukuman ini, Thom Haye dan Shayne Pattynama baru bisa kembali memperkuat Timnas Indonesia pada ajang Piala AFF 2026 yang akan berlangsung pada Juli mendatang, atau setelah FIFA Matchday Juni 2026.

Pelatih John Herdman menyatakan tidak terlalu khawatir dengan absennya Shayne Pattynama karena Timnas Indonesia memiliki banyak stok bek kiri.

Empat Pemain Terkapar Cedera

Selain sanksi, cedera juga menjadi alasan utama absennya empat pemain penting lainnya. Asnawi Mangkualam menjadi salah satu pemain yang harus menepi akibat cedera anterior cruciate ligament (ACL) yang dialaminya pada akhir Januari 2026. Ia telah menjalani operasi dan diperkirakan membutuhkan waktu pemulihan selama enam bulan, sehingga berpeluang kembali pada Juli 2026. Cedera ACL ini membuatnya harus mengakhiri musim lebih cepat.

Pratama Arhan juga harus absen karena menjalani operasi meniskus di Bangkok, Thailand. Cedera lutut ini didapatnya saat membela Bangkok United melawan Khon Kaen pada 21 Januari 2026. Ia diprediksi membutuhkan waktu pemulihan selama tiga hingga enam bulan.

Marselino Ferdinan harus absen membela Skuad Garuda di FIFA Series 2026 karena masih menjalani masa pemulihan cedera lutut. Cedera ini telah mengganggu Marselino dalam setahun terakhir dan menghambatnya untuk kembali merumput bersama Timnas Indonesia. Ia dikabarkan baru bisa bermain pada April 2026 mendatang. Beberapa sumber menyebutkan Marselino mengalami cedera hamstring dan harus naik meja operasi, dengan estimasi pemulihan hingga Maret atau Mei 2026.

Mees Hilgers masih dalam proses pemulihan cedera hamstring dan belum dapat memperkuat Timnas Indonesia di FIFA Series 2026. Ia juga disebut tengah dalam pemulihan cedera ACL yang dideritanya pada pertengahan tahun lalu.

Tantangan bagi Pelatih Baru

Absennya enam pemain kunci ini tentu menjadi tantangan besar bagi John Herdman dalam debutnya sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia. FIFA Series 2026 yang akan berlangsung pada 27-30 Maret 2026 ini akan menjadi ujian perdana bagi Herdman untuk meracik strategi dan menemukan pemain pengganti yang tepat.

Turnamen ini akan menggunakan format gugur, dimulai dari babak semifinal, dilanjutkan perebutan tempat ketiga, dan partai final. Indonesia dijadwalkan menghadapi Saint Kitts dan Nevis pada Jumat (27/3/2026), sementara Bulgaria akan berhadapan dengan Kepulauan Solomon.

PSSI menargetkan Timnas Indonesia dapat tampil di Piala Dunia 2030, dan FIFA Series 2026 ini diharapkan menjadi batu loncatan untuk membangun kekuatan tim dalam jangka panjang.