— Babak 16 besar Australian Open memasuki fase krusial pada awal pekan kedua turnamen, dengan sejumlah laga besar tersaji di Melbourne Park. Carlos Alcaraz dan Aryna Sabalenka menjadi dua bintang utama yang membidik tiket perempat final pada Minggu waktu setempat.

Setelah suhu ekstrem hingga mencapai 40 derajat Celsius sempat mengganggu jalannya pertandingan pada Sabtu, kondisi cuaca diperkirakan jauh lebih bersahabat.

Suhu di Melbourne Park turun drastis ke kisaran 23 derajat Celsius, memberikan angin segar bagi para pemain yang bersiap menghadapi laga-laga penentuan.

Sabalenka Hadapi Tantangan Rising Star Kanada

Unggulan pertama sektor putri, Aryna Sabalenka, membuka rangkaian pertandingan di Rod Laver Arena. Petenis asal Belarus yang telah dua kali menjuarai Australian Open itu akan menghadapi Victoria Mboko, bintang muda Kanada yang tampil impresif di debutnya.

Mboko, yang baru berusia 19 tahun, melaju ke babak 16 besar setelah melewati pertarungan sengit tiga set melawan unggulan ke-14 asal Denmark, Clara Tauson. Namun, menghadapi petenis nomor satu dunia di lapangan utama tentu menjadi tantangan yang jauh berbeda.

“Ini pengalaman yang tidak didapat banyak orang. Bermain di lapangan utama pada hari Minggu terasa sangat spesial. Saya hanya ingin menunjukkan apa yang saya punya,” ujar Mboko.

Di sisi lain, Sabalenka juga tidak datang tanpa catatan. Pada laga sebelumnya, ia harus bekerja keras menghadapi Anastasia Potapova hingga dua tie-break. Sabalenka mengakui emosinya sempat tidak stabil sepanjang pertandingan tersebut.

“Saya harus tampil dengan tenis terbaik dan berjuang di setiap poin. Itu satu-satunya pendekatan yang bisa saya ambil,” kata Sabalenka jelang duel melawan Mboko.

Pemenang laga ini akan menghadapi salah satu dari dua nama lain di perempat final, yakni remaja Amerika Serikat Iva Jovic atau petenis Kazakhstan Yulia Putintseva, yang bertanding di John Cain Arena.

Laga babak 16 besar putri lainnya mempertemukan unggulan ketiga Coco Gauff melawan unggulan ke-19 asal Ceko, Karolina Muchova. Sementara itu, petenis Ukraina Elina Svitolina dijadwalkan menghadapi remaja sensasional Rusia, Mirra Andreeva, yang baru berusia 18 tahun. Para pemenang dari dua laga tersebut akan saling berhadapan di babak perempat final.

Alcaraz Ingin Pecahkan Kutukan Melbourne

Dari sektor putra, Carlos Alcaraz akan tampil setelah laga Sabalenka. Petenis Spanyol berusia 21 tahun itu menghadapi Tommy Paul dari Amerika Serikat. Alcaraz mengaku performanya terus meningkat seiring berjalannya turnamen.

“Saya merasa permainan saya semakin membaik,” ujar Alcaraz.

Meski telah mengoleksi enam gelar Grand Slam, Australian Open masih menjadi satu-satunya turnamen mayor yang belum pernah dimenangkan Alcaraz. Prestasi terbaiknya di Melbourne Park sejauh ini hanya mencapai perempat final.

Jika mampu mengatasi Tommy Paul, Alcaraz akan menghadapi pemenang laga antara unggulan keenam asal Australia, Alex De Minaur, dan unggulan ke-10 dari Kazakhstan, Alexander Bublik. Duel De Minaur kontra Bublik menjadi laga utama sesi malam di Rod Laver Arena.

Medvedev Berpotensi Hadapi Laga Panjang Lagi

Finalis tiga kali Australian Open, Daniil Medvedev, juga berpeluang menjalani laga melelahkan lainnya. Setelah selamat dari duel lima set di babak ketiga, petenis Rusia itu akan berhadapan dengan talenta muda Amerika Serikat, Learner Tien.

Keduanya tercatat sudah tiga kali bertemu sepanjang tahun lalu, dengan Tien unggul dua kemenangan, termasuk kemenangan lima set di babak kedua Australian Open sebelumnya.

“Saya akan mencoba melakukan yang terbaik dan mungkin mengejutkannya di beberapa momen,” ujar Medvedev.

Pemenang laga Medvedev kontra Tien akan menghadapi unggulan ketiga asal Jerman, Alexander Zverev, atau petenis Argentina Francisco Cerundolo di babak perempat final.