Ihram.co.id — JAKARTA – Pelatih baru Real Madrid, Alvaro Arbeloa, secara tegas menepis anggapan bahwa dirinya akan menjadi titisan Jose Mourinho di Santiago Bernabeu. Meski mengagumi sosok pelatih asal Portugal tersebut, Arbeloa memilih untuk membangun identitasnya sendiri sebagai juru taktik Los Blancos.
Arbeloa resmi diperkenalkan sebagai pelatih utama Real Madrid pada Selasa (13/1/2026) waktu setempat. Pria berusia 42 tahun ini naik kelas setelah menunjukkan performa impresif bersama Real Madrid Castilla. Penunjukannya dilakukan untuk menggantikan posisi yang sebelumnya ditinggalkan oleh Xabi Alonso.
Rekor Gemilang di Real Madrid Castilla
Promosi Arbeloa ke tim utama bukan tanpa alasan. Selama memimpin akademi Madrid, ia telah melewati 200 pertandingan dengan torehan 151 kemenangan. Gaya kepemimpinannya yang tegas di pinggir lapangan sering kali membuat publik menyamakannya dengan Mourinho, sosok yang pernah melatihnya di Madrid pada periode 2010-2013.
Namun, Arbeloa dengan cepat mendinginkan perbandingan tersebut. Ia mengaku belum menjalin komunikasi dengan mantan pelatihnya itu sejak penunjukan resminya sebagai suksesor di kursi kepelatihan Madrid.
“Saya belum bicara dengannya. Buat saya, merupakan sebuah kehormatan pernah dilatih beliau, seseorang yang punya pengaruh besar terhadap saya,” ujar Arbeloa sebagaimana dikutip dari Football Espana.
Enggan Menjadi Bayang-bayang Mourinho
Arbeloa menekankan bahwa mencoba meniru kesuksesan atau gaya orang lain justru akan menjadi bumerang bagi kariernya. Ia ingin membawa filosofi sepak bolanya sendiri ke skuad utama Madrid tanpa harus terbebani ekspektasi kemiripan dengan pelatih lain.
“Saya akan menjadi diri saya sendiri, sebagai Arbeloa. Saya tidak takut gagal, tetapi jika saya mencoba untuk menjadi seperti Mourinho, saya pasti akan gagal total,” tegasnya dalam sesi perkenalan tersebut.
Ia menambahkan bahwa perjalanannya sebagai pemain di bawah asuhan banyak pelatih hebat telah memberinya banyak pelajaran berharga. Arbeloa berharap bisa menyerap hal-hal positif dari para legenda tersebut tanpa harus kehilangan jati diri di lapangan.
“Anda memiliki cara sendiri dan mengambil yang terbaik dari setiap orang. Banyak dari mereka telah menjadi legenda dan meraih segalanya dalam sepak bola. Saya berharap setidaknya saya bisa meraih separuh dari apa yang mereka capai,” pungkas Arbeloa.
Ikuti Ihram.co.id
