JAKARTAAlvaro Arbeloa resmi menjalani sesi jumpa pers perdana sebagai pelatih baru Real Madrid pada Rabu (14/1/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan keyakinannya terhadap dedikasi seluruh penggawa Los Blancos di tengah masa transisi kepemimpinan tim.

Gantikan Xabi Alonso Usai Kegagalan di Piala Super Spanyol

Manajemen Real Madrid memutuskan untuk menunjuk Arbeloa setelah mengakhiri kerja sama dengan Xabi Alonso.

Keputusan ini dipicu oleh kegagalan tim di final Piala Super Spanyol, di mana Madrid harus mengakui keunggulan Barcelona dengan skor tipis 2-3.

Alvaro Arbeloa Tak Ragukan Komitmen Pemain Pemain Real Madrid. (foto: Getty Images/james Gill Danehouse)
Alvaro Arbeloa tak ragukan komitmen pemain-pemain Real Madrid. (Foto: Getty Images/James Gill – Danehouse)

Arbeloa, yang kini berusia 42 tahun, dipilih berkat rekam jejak impresifnya saat menangani tim akademi Madrid. Pengalamannya di internal klub dianggap sebagai modal kuat untuk membangkitkan performa tim utama yang sempat goyah di bawah asuhan pelatih sebelumnya.

Tepis Isu Perpecahan Ruang Ganti

Sebelumnya, sempat beredar kabar miring mengenai kondisi internal tim saat masih di bawah asuhan Alonso. Kabarnya, hanya ada tiga pemain utama, yakni Jude Bellingham, Thibaut Courtois, dan Rodrygo Goes, yang memberikan dukungan penuh kepada mantan pelatih Bayer Leverkusen tersebut.

Namun, Arbeloa dengan tegas membantah keraguan terhadap loyalitas para pemainnya. Ia menyebut bahwa semangat juang yang ditunjukkan skuad Madrid masih sangat tinggi, terutama berkaca pada laga-laga terakhir yang mereka jalani.

“Kita semua melihat dalam pertandingan baru-baru ini seberapa keras mereka berjuang di Piala Super. Kami mempunyai skuad hebat dengan para pemain yang mau melakukan apapun,” ujar Arbeloa sebagaimana dikutip dari As.

Menghargai Sejarah dan Mentalitas Juara

Arbeloa juga mengingatkan publik untuk tidak meremehkan kualitas mental para pemain yang ada di skuad saat ini. Ia menekankan bahwa banyak pemain di tim sekarang yang telah memberikan kontribusi besar bagi sejarah emas klub di kancah Eropa.

“Mari jangan lupakan bahwa ada pemain dengan enam gelar juara European Cup. Tampaknya itu cepat dilupakan. Itulah yang menjadikan Real Madrid sebagai klub terbaik sepanjang sejarah,” pungkasnya menambahkan.