Pameran art toy dan budaya pop internasional, Amazing Toy Show Jakarta 2026, resmi dibuka untuk publik di Gandaria City Mall, Jakarta Selatan. Acara perdana di Indonesia ini menempati area megah seluas empat lantai dan menghadirkan kreator lokal berdampingan dengan pemain global.
Sejak pintu dibuka, ribuan pengunjung memadati lokasi. Antrean panjang dipicu oleh instalasi patung vinil yang tersebar di area mall, yang menjadi magnet untuk berswafoto, serta puluhan showcase yang memajang koleksi mainan langka hasil kurasi global.
Zona Pameran dan Barang Langka
Di dalam sejumlah showcase kaca, pengunjung dapat menemukan koleksi karakter populer dunia termasuk edisi terbatas Labubu dan ratusan produk lain yang menjadi incaran kolektor. Pameran juga menyediakan zona belanja eksklusif untuk berburu mainan blind box dan rilisan terbatas.
Penyelenggara membagi area menjadi beberapa tema: zona inti & visual yang menampilkan ratusan produk dari artis lokal dan internasional; zona instalasi patung vinyl yang menampilkan karya mancanegara; serta zona kreatif dan komunitas tempat bertemunya beragam art toy dan kartu koleksi.
Sebagai simbol peresmian, panitia melakukan penandatanganan kanvas oleh jajaran manajemen dan perwakilan industri kreatif. Hadir pula pernyataan dari pihak penyelenggara mengenai tujuan membawa ajang ini ke Jakarta.
Gwendolyn Tjandra, direktur PT Click Prime International, mengatakan, “Kami sangat bangga bisa membawa Amazing Toy Show ke Jakarta sebagai bagian dari rangkaian tur dunia tahun ini. Kehadiran pameran ini merupakan bagian dari upaya kami memperluas akses publik terhadap dunia art toy dan collectible culture.”
Gwendolyn menambahkan bahwa Click Prime ingin memberi wadah bagi kreator lokal untuk bersanding langsung dengan maestro internasional sekaligus membuka akses eksklusif bagi kolektor Indonesia untuk mendapatkan item yang tidak dijual di tempat lain.
Jackie Lok, founder Amazing Toy Show, menyebut Jakarta sebagai destinasi ketiga setelah Hong Kong dan Beijing. Menurutnya, pilihan itu didasarkan pada banyaknya talenta kreatif dalam bidang pop culture di Indonesia, dan keputusan menggratiskan masuk bertujuan merayakan inklusivitas seni.
Kreator lokal Faza Meonk, pencipta karakter Si Juki, menilai pameran ini sebagai momentum penting bagi perkembangan art toys di Indonesia. “Antusiasme publik membuktikan bahwa pasar lokal sangat mengapresiasi nilai seni dan cerita di balik sebuah produk kreatif buatan anak bangsa,” ujarnya.
Ikuti Ihram.co.id
