— Tim pabrikan Aprilia Racing dilaporkan tengah menargetkan Fabio Di Giannantonio sebagai opsi alternatif apabila gagal merekrut target utama mereka, Francesco Bagnaia, untuk memperkuat skuad pada musim MotoGP mendatang.

Langkah ini diambil setelah Aprilia membutuhkan pengganti Jorge Martin, yang disebut akan meninggalkan tim asal Noale tersebut dan bergabung dengan Monster Energy Yamaha MotoGP.

Baca Juga: Bursa Transfer MotoGP 2027 Memanas, Bos Aprilia Dorong Penerapan Transfer Window

Kepergian Martin dilatarbelakangi musim debut yang sulit bersama Aprilia. Pembalap asal Spanyol itu sebelumnya mencoba mengaktifkan klausul keluar dari kontraknya pada musim lalu serta absen dalam sebagian besar balapan akibat cedera. Performa kompetitif Aprilia sepanjang musim 2025 dilaporkan belum cukup meyakinkannya untuk bertahan.

Situasi bursa transfer semakin terbuka setelah Fabio Quartararo pindah ke Repsol Honda Team, sehingga membuka satu kursi kosong di Yamaha yang kemudian menjadi peluang bagi Martin.

Sementara itu, Aprilia telah lebih dulu mengamankan perpanjangan kontrak Marco Bezzecchi, namun masih membutuhkan rekan setim baru untuk memperkuat line-up mereka.

Fabio Di Giannantonio Masuk Daftar Kandidat Aprilia

Menurut laporan media Italia La Gazzetta dello Sport, Aprilia memasukkan nama Di Giannantonio dalam daftar pendek kandidat pembalap untuk musim 2027.

CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, disebut ingin membangun komposisi pembalap yang didominasi rider Italia setelah Martin hengkang. Selain Bagnaia dan Di Giannantonio, Aprilia juga dikaitkan dengan Enea Bastianini sebagai opsi tambahan.

Namun upaya merekrut Bagnaia diperkirakan tidak mudah. Selain persaingan ketat dengan Yamaha yang juga melakukan pendekatan agresif, posisi Bagnaia di tim pabrikan Ducati disebut tengah terancam dengan potensi perubahan susunan pembalap di masa depan.

Di sisi lain, masa depan Di Giannantonio bersama Pertamina Enduro VR46 Racing Team masih belum pasti setelah menjalani musim yang dinilai kurang memuaskan.

Meski mampu mengungguli rekan setimnya Franco Morbidelli serta rookie Fermin Aldeguer, ia hanya finis di posisi keenam klasemen pembalap dan masih kalah poin dari Bagnaia yang menggunakan motor dengan spesifikasi serupa.

Baca Juga: Transfer MotoGP 2027 Memanas, Aprilia Ajukan Tawaran Fantastis untuk Bagnaia

Rekam Jejak Di Giannantonio dan Peluang Karier

Sepanjang kariernya di kelas utama MotoGP, Di Giannantonio baru meraih satu kemenangan Grand Prix, yakni di Qatar Grand Prix 2023. Meski demikian, performanya menunjukkan perkembangan dengan peningkatan jumlah podium menjadi enam kali pada musim berikutnya.

Pembalap asal Italia itu juga dikaitkan dengan kemungkinan kembali ke Gresini Racing MotoGP, terutama di tengah spekulasi kepindahan Alex Marquez ke Red Bull KTM Factory Racing. Namun kesempatan membela tim pabrikan Aprilia dinilai menjadi opsi yang lebih menarik bagi kariernya.

Rumor Perombakan VR46 dan Dampaknya di Bursa Transfer

Spekulasi lain menyebut pemilik tim VR46 Racing Team, Valentino Rossi, berpotensi melakukan perombakan besar terhadap susunan pembalapnya pada akhir musim.

Pembalap World Superbike sekaligus test rider Ducati, Nicolo Bulega, dikabarkan menjadi kandidat kuat untuk bergabung dengan VR46. Perubahan tersebut berpotensi memengaruhi masa depan Morbidelli yang disebut bisa beralih ke kejuaraan lain.

Baca Juga: Bos VR46 Racing Team Buka Peluang Rekrut Nicolo Bulega untuk MotoGP 2027

Pergerakan Aprilia membidik Bagnaia maupun Di Giannantonio menandai ketatnya persaingan bursa transfer pembalap MotoGP menjelang musim 2027. Strategi ini menjadi bagian dari upaya tim untuk menjaga daya saing sekaligus memperkuat posisi mereka di papan atas kejuaraan dalam beberapa musim mendatang.