— Bos VR46 Racing Team, Uccio Salucci, membuka peluang timnya merekrut pembalap World Superbike (WSBK) Nicolo Bulega untuk musim MotoGP 2027. Pernyataan tersebut memperkuat spekulasi mengenai kemungkinan promosi Bulega ke kelas premier dalam era baru regulasi MotoGP.

Komentar Salucci muncul di tengah rumor bahwa VR46 berpotensi merombak susunan pembalapnya menjelang musim 2027, bersamaan dengan perubahan besar regulasi teknis dan pemasok ban di MotoGP.

Baca Juga: Rumor Transfer MotoGP 2027: Nicolo Bulega Siap Promosi dari WorldSBK, Gantikan Morbidelli

VR46 Tidak Menutup Pintu untuk Bulega

Dalam wawancara dengan kreator konten MotoGP Nicholas Fontana pada ajang penghargaan Golden Helmets versi media Italia, Salucci menegaskan bahwa Bulega merupakan pembalap yang sudah lama dikenal oleh VR46.

Ia menyebut Bulega sebagai sosok yang telah dikenal tim sejak usia muda dan kini menunjukkan perkembangan signifikan dalam performa maupun konsistensi balapnya.

Salucci juga menyatakan tidak melihat alasan bagi VR46 untuk menolak peluang merekrut pembalap berusia 26 tahun tersebut, meski tim saat ini masih fokus pada dua pembalapnya, yakni Franco Morbidelli dan Fabio Di Giannantonio.

Pernyataan ini menandai perubahan sikap dibanding pandangan sebelumnya dari CEO Ducati, Claudio Domenicali, yang sempat menyebut proses membawa pembalap WSBK ke MotoGP melalui tim satelit sebagai langkah yang cukup rumit.

Hubungan Lama dengan Akademi VR46

Bulega bukan sosok asing bagi VR46. Ia pernah menjadi bagian dari akademi pembalap milik legenda MotoGP Valentino Rossi pada awal karier profesionalnya.

Kedekatan historis tersebut membuat proses adaptasi dinilai akan lebih mudah jika Bulega bergabung dengan tim asal Italia tersebut.

Selain itu, kontrak Morbidelli dan Di Giannantonio diketahui akan berakhir pada musim 2026, sehingga membuka peluang perubahan komposisi pembalap VR46 pada 2027.

Momentum Tepat di Era Regulasi Baru MotoGP

Musim 2027 dinilai menjadi waktu ideal bagi Bulega untuk naik ke MotoGP karena bertepatan dengan perubahan regulasi teknis besar, termasuk pergantian pemasok ban utama menjadi Pirelli.

Perubahan ini berpotensi menguntungkan Bulega, mengingat ajang World Superbike telah menggunakan ban Pirelli sejak 2004. Pengalaman panjang menggunakan ban dari pabrikan Italia tersebut dinilai bisa mempercepat proses adaptasinya di MotoGP.

Saat ini Bulega masih fokus menjalani musim bersama tim Aruba.it Racing – Ducati di World Superbike dan disebut sebagai salah satu kandidat kuat peraih gelar.

Dukungan dari Toprak Razgatlioglu

Peluang Bulega ke MotoGP juga mendapat dukungan dari rivalnya di World Superbike, Toprak Razgatlioglu. Pembalap asal Turki tersebut menilai gaya balap Bulega sangat cocok dengan karakter motor prototipe MotoGP.

Menurut Razgatlioglu, kemampuan adaptasi dan karakter balap Bulega berpotensi membuatnya tampil kompetitif jika benar-benar mendapat kesempatan tampil penuh di kelas premier.

Penilaian ini menjadi penting karena adaptasi pembalap WSBK ke motor prototipe MotoGP kerap menjadi tantangan besar bagi banyak rider.

Baca Juga: Toprak Razgatlioglu Nilai Gaya Balap Nicolo Bulega Lebih Cocok di Sepang, Ini Alasannya

Spekulasi mengenai Bulega menjadi bagian dari dinamika bursa pembalap MotoGP 2027 yang diprediksi menghadirkan banyak perubahan besar. Sejumlah tim pabrikan dan satelit mulai menyusun strategi jangka panjang untuk menghadapi era regulasi baru sekaligus melakukan regenerasi pembalap.

Jika negosiasi berjalan positif, MotoGP 2027 berpotensi menjadi momen debut penuh Bulega di kelas premier sekaligus membuka babak baru dalam karier pembalap Italia tersebut.